Noble Foods telah meluncurkan proyek perintis di tingkat peternakan untuk mengeksplorasi bagaimana teknologi akustik dapat digunakan guna memahami, memantau, dan meningkatkan kesejahteraan ayam petelur dengan lebih baik. Langkah ini menandai kemajuan signifikan dalam upaya mewujudkan kesejahteraan hewan berbasis bukti nyata dalam industri produksi telur di Inggris.
Proyek ini terlaksana berkat keberhasilan pengajuan pendanaan kepada Innovate UK (lembaga inovasi nasional Inggris) yang dipimpin oleh Emily Marshall, manajer keberlanjutan pertanian di Noble Foods. Pendanaan tersebut mendukung uji coba berbasis riset selama dua tahun, yang dirancang untuk menguji bagaimana teknologi pertanian (agri-tech) terkini dapat diterapkan secara praktis, kredibel, dan dalam skala luas di lingkungan peternakan ayam petelur komersial.
Dikembangkan melalui kemitraan dengan spesialis teknologi pertanian, AgriSound dan Aviasenze, serta dilaksanakan di sebuah peternakan ayam sistem lepas (free-range) yang beroperasi di East Yorkshire, proyek ini akan menguji sistem pemantauan kesejahteraan berbasis akustik yang dirancang khusus untuk ayam petelur. Ini merupakan penerapan pertama dari jenisnya di sektor produksi telur Inggris.
Selain uji coba pada sistem lepas (free-range), Noble Foods juga menguji teknologi ini di salah satu fasilitas peternakan ayam sistem kandang tertutup (barn). Evaluasi sistem di kedua lingkungan pemeliharaan ini akan membantu menentukan bagaimana pemantauan akustik dapat digunakan untuk memahami kesejahteraan unggas dengan lebih baik di berbagai kondisi, sekaligus memberikan wawasan berharga mengenai perilaku kawanan ayam, pengaruh lingkungan, dan indikator kesejahteraan. Tujuannya adalah memastikan bahwa temuan dari proyek ini relevan bagi berbagai model produksi telur di Inggris.
Teknologi ini menganalisis lanskap suara di dalam kandang unggas dengan menggunakan pembelajaran mesin (machine learning) untuk mengidentifikasi pola dalam vokalisasi dan aktivitas kawanan ayam. Pola-pola tersebut dapat menjadi indikator adanya perubahan dalam perilaku, kesehatan, atau kondisi lingkungan. Tujuannya adalah memberikan wawasan berbasis data yang lebih dini kepada tim peternakan, sehingga mereka dapat melakukan pengelolaan kesejahteraan secara proaktif, melengkapi praktik pemeliharaan ternak konvensional.
Proyek ini berupaya mengeksplorasi bagaimana pemantauan kesejahteraan dapat dikembangkan lebih lanjut dengan menghadirkan wawasan berkelanjutan yang bersifat non-invasif, yang diperoleh langsung dari unggas itu sendiri. Dengan mengamati perilaku kawanan unggas secara waktu nyata (real-time), para mitra berharap dapat lebih memahami bagaimana perubahan dalam lingkungan, manajemen, atau kesehatan dapat terdeteksi sebelum masalah berkembang menjadi lebih serius.
Di dalam tim proyek, teknologi ini dijuluki sebagai ‘Happy-o-Meter’ (alat pengukur kebahagiaan) karena fokusnya dalam membantu para peternak agar lebih memahami indikator kesejahteraan unggas. Meskipun uji coba ini berlandaskan pada sains dan pengumpulan bukti yang kuat, penamaan informal tersebut mencerminkan ambisi untuk lebih memerhatikan ayam dan mempelajari apa yang dapat diungkapkan oleh perilaku mereka mengenai kesejahteraan mereka.
Noble Foods menegaskan bahwa proyek ini bukanlah solusi final atau jawaban tunggal untuk tantangan kesejahteraan, melainkan sebuah uji coba berbasis pembelajaran yang dirancang untuk menghasilkan bukti, menguji asumsi, dan menjadi landasan bagi pemikiran di masa depan.
Melalui kerja sama dengan mitra teknologi, para peternak, dan Innovate UK, perusahaan tersebut berharap hasil dari proyek ini dapat membantu membentuk diskusi yang lebih luas mengenai pemantauan kesejahteraan, penerapan teknologi pertanian (agri-tech), serta transparansi di seluruh industri telur di Inggris. Temuan dari uji coba tersebut akan ditinjau selama periode dua tahun dan dibagikan kepada para produsen serta pemangku kepentingan industri, guna membantu mengidentifikasi aspek-aspek di mana pemantauan akustik dapat memberikan nilai tambah dan aspek-aspek yang memerlukan pengembangan lebih lanjut.









.jpeg)



















