-->

MENTAN PASTIKAN KONDISI PANGAN INDONESIA AMAN DI TENGAH GEJOLAK DUNIA

Mentan Amran berbicara dalam kegiatan buka puasa bersama di kantornya. (Foto: Istimewa)

Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, menegaskan bahwa kondisi pangan Indonesia saat ini tetap aman meskipun dunia tengah menghadapi berbagai dinamika. Pemerintah, kata dia, terus melakukan berbagai langkah strategis untuk memastikan ketersediaan pangan nasional bagi seluruh masyarakat.

“Upaya menjaga stabilitas pangan menjadi bagian penting dalam mewujudkan kedaulatan pangan sekaligus mendukung visi Asta Cita menuju Indonesia Emas 2045. Koordinasi intensif terus dilakukan, terutama jelang perayaan Idulfitri agar kebutuhan pangan masyarakat tetap tercukupi,” ujarnya dalam kegiatan buka puasa bersama di kantornya, Rabu (11/3/2026).

Mentan Amran juga menyampaikan apresiasi atas kebijakan presiden yang dinilai berpihak kepada petani. Salah satunya adalah penurunan harga pupuk hingga 20%. Di sisi lain, ia mengingatkan bahwa kondisi dunia saat ini sedang menghadapi ketidakpastian geopolitik, termasuk konflik yang berpotensi mengganggu jalur perdagangan global seperti di Selat Hormuz. Namun, ia memastikan kondisi pangan Indonesia tetap aman.

“Sekarang dunia mengalami geopolitik, terjadi perang, bahkan jika Selat Hormuz ditutup itu akan berdampak pada banyak negara. Alhamdulillah dari sisi pangan kita aman,” jelasnya.

Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya kerja keras kepada seluruh pihak untuk mewujudkan kemandirian nasional di berbagai sektor strategis. “Kita wujudkan kemandirian energi, kemandirian protein, dan kemandirian pangan. Jika semua ini terwujud, Indonesia akan jauh lebih aman. Negara ini milik bersama dan akan kita wariskan kepada anak cucu kita,” ucapnya.

Sebagai penutup, ia memastikan bahwa kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, petani, peternak, koperasi, dan BUMN menjadi kunci dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Dengan sinergi yang kuat dan kebijakan yang tepat, pemerintah optimis mampu menjaga stabilitas pasokan pangan sekaligus meningkatkan daya saing sektor pertanian.

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Wakil Menteri Pertanian, asosiasi pertanian dan peternakan, anggota koperasi, perwakilan Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), pelaku usaha, serta direksi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sektor pangan dan pertanian. (INF)

KEMENTAN GELAR SILATURAHMI DAN BUKA PUASA BERSAMA

Mentan Amran saat memberi santunan pada acara silaturahmi dan buka puasa bersama, Senin (27/5/2019). (Foto: Dok. Infovet)

Bulan Ramadan merupakan bulan yang penuh keberkahan dan kemuliaan yang banyak digunakan untuk saling berbagi rezeki. Kementerian Pertanian (Kementan) memanfaatkan momen tersebut dengan menggelar acara silaturahmi dan buka puasa bersama (Bukber), yang dilaksanakan di Auditorium Gedung F Kementerian Pertanian, Senin (27/5/2019).

Dalam sambutannya, Menteri Pertanian (Mentan), Amran Sulaiman, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih terhadap kinerja seluruh jajarannya yang telah berkontribusi dengan baik. “Terima kasih kepada semuanya yang sudah bekerja di bulan Puasa ini,” ujar Amran.

Ia menyebut, berkat kerja keras yang dilakukan pihaknya selama Ramadan, harga komoditas pertanian strategis bisa terjaga. “Harga pangan kita aman selama Ramadan, ini berkat kerja keras kita semua,” katanya.

Usai sambutan, Bukber bertajuk “Pererat Ukhuwah Islamiah di Era Industri 4.0” langsung disambung dengan tausiyah yang dibawakan Ustaz Yusuf Mansur dan sekaligus dilakukan pemberian santunan secara langsung oleh Mentan Amran kepada masyarakat yang membutuhkan. (RBS)

Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Kementerian Pertanian

Suasana acara silaturahmi dan buka puasa bersama
yang dilaksanakan Kementerian Pertanian. (Foto: Ridwan)
Bulan suci Ramadan merupakan bulan yang penuh berkah dan kemuliaan yang banyak digunakan untuk saling berbagi rezeki. Kementerian Pertanian memanfaatkan momen tersebut dengan menggelar acara silaturahmi dan buka puasa bersama, yang dilaksanakan di Auditorium Gedung F Kantor Pusat Kementerian Pertanian.

Dalam sambutannya, Menteri Pertanian (Mentan), Amran Sulaiman, menyampaikan rasa syukurnya atas kerja keras yang dilakukan seluruh jajarannya. Ia menyebut, saat ini komoditi pertanian dan peternakan sudah bisa menyentuh pasar ekspor.

“Ini merupakan pesan presiden agar kita hadir di sisi rakyat. Tidak ada lagi alasan petani rugi kalo panen gagal atau terserang hama, diganti asuransi,” ujar Mentan, Rabu (6/6).

Ia menambahkan, seluruh keluarga besar Kementerian Pertanian menyambut bulan yang penuh berkah ini seraya memanjatkan doa untuk menjadi lebih baik lagi ke depannya. “Kita duduk bersama-sama, bersyukur dan berdoa, agar dalam menyambut hari esok bisa menjadi lebih baik dari hari-hari kemarin,” tambahnya di sela-sela acara.

Menjelang hari raya Idul Fitri yang jatuh pada 15-16 Juni 2018, Mentan Amran juga memastikan bahwa persediaan pangan aman. “Stok aman dan harga terjaga dengan baik. Intinya kita yakin, berdoa, bekerja, bekerja dan bekerja,” ucapnya.

Acara yang dimulai pukul 16:00 WIB ini juga diisi dengan penyampaian tausiyah oleh Ustadz Yusuf Mansur menjelang berbuka puasa, serta penyerahan santunan kepada anak yatim dan dhuafa yang diberikan langsung oleh Menteri Pertanian. (RBS)

ARTIKEL POPULER MINGGU INI

Translate


Copyright © Majalah Infovet I Majalah Peternakan dan Kesehatan Hewan. All rights reserved.
About | Kontak | Disclaimer