-->

CJ INDONESIA 2ND SYMPOSIUM: SOLUSI NUTRISI STRATEGIS DI TENGAH LONJAKAN HARGA PAKAN

CJ Indonesia 2nd Symposium mengusung tema “Strategic Nutrition Solutions Amid Rising Feed Cost”. (Foto-foto: Dok. Infovet)

CJ Indonesia 2nd Symposium mengusung tema “Strategic Nutrition Solutions Amid Rising Feed Cost” sukses diselenggarakan bekerja sama dengan Majalah Infovet, Selasa (3/11/2026), di JS Luwansa Hotel and Convention, Jakarta.

Acara ini menjadi momentum penting bagi industri peternakan dalam merespons tantangan biaya bahan baku yang kian meningkat. Technical Marketing Executive CJ BIO, Dr Jae Cheol Kim, mengupas tuntas strategi pengelolaan nutrisi dalam menghadapi tingginya biaya bahan pakan. Ia menekankan pentingnya mempertahankan standar nutrisi terbaik untuk menjaga produktivitas ternak di tengah tekanan ekonomi saat ini.

Beberapa strategi efisiensi pakan yang dapat dilakukan di antaranya menurunkan nilai protein kasar dengan tetap memenuhi kebutuhan asam amino serta penggunaan bahan baku alternatif. Penurunan protein kasar menjadi salah satu strategi yang bisa diterapkan disaat harga bungkil kedelai yang sangat tinggi seperti saat ini. Berfokus pada kecukupan kebutuhan asam amino esensial menjadi kunci dalam formulasi rendah protein.

Dr Kim juga menjelaskan salah satu pendekatan terbaru yang dapat dilakukan yaitu menurunkan nilai digestible lysine dalam pakan. Penurunan nilai lysine akan membuat penggunaan asam amino lainnya berkurang, tetapi untuk mempertahankan performa rasio arginine/lysine harus ditingkatkan. Berdasarkan penelitian, pendekatan ini mampu mencegah penurunan performa broiler disaat feedcost dan kualitas pakan berusaha ditekan.

Melengkapi penjelasan mengenai arginine, Dr Jessica Han dalam presentasinya menjelaskan manfaat lainnya dari arginine selain mengoptimalkan produktivitas. Peningkatan rasio arginine dalam pakan terbukti mampu menjaga produktivitas ternak dalam kondisi heat stress. Selain itu, arginine juga mampu memberikan energi dalam bentuk creatine secara optimal dan sesuai kebutuhan.

Dr Han menunjukkan perbandingan penambahan arginine dan GAA pada pakan yang kekurangan energi metabolis (ME). Hasilnya penambahan arginine terbukti mampu menjaga produktivitas tetap tinggi walaupun energi pakan sudah dikurangi, tetapi tidak dengan GAA.

Pembicara dari kiri: Jae Cheol Kim, Jessica Han, dan Roxanne Barrion.

Sementara pada pembahasan berikutnya dari CJ BIO APAC Technical Solution Center, Dr Roxanne Barrion, memaparkan strategi untuk mempertahankan konsumsi pakan unggas dalam kondisi stres akibat suhu dan kelembapan yang tinggi melalui penambahan inosine monophosphate (IMP) dan tryptophan.

Penurunan konsumsi pakan pada unggas yang mengalami stres akan mengakibatkan penurunan performa hingga mortalitas. Pada kesempatan ini pula, Dr Roxanne memperkenalkan produk tryptophan terbaru dari CJ BIO, yaitu TRP Pro yang berbentuk granule. Peningkatan kualitas fisik dari powder menjadi granule membuat proses pencampuran pakan lebih optimal serta mengurangi potensi loss yang sering terjadi ketika menggunakan bahan baku dalam bentuk powder. Selain itu, TRP Pro mengandung tambahan nutrisi yang berasal dari single cell protein di dalamnya.

Pemberian cendera mata bagi peserta yang mengajukan pertanyaan.

Usai pemaparan semua materi, CJ BIO secara resmi juga meluncuran platform layanan terbaru yaitu “NewTriSolution” yang dirancang untuk membantu pelanggan CJ dalam berbagai kebutuhan seperti program formulasi pakan berbasis web, rasio optimal asam amino, kalkulator asam amino dan ROI. CJ BIO juga menyediakan layanan pengujian laboratorium in-vitro untuk menguji kualitas bahan baku. Dr Kim menyatakan CJ BIO berkomitmen untuk menjadi technical partner bagi seluruh customer CJ BIO. (RBS)

Related Posts

0 Comments:

Posting Komentar

ARTIKEL POPULER MINGGU INI

Translate


Copyright © Majalah Infovet I Majalah Peternakan dan Kesehatan Hewan. All rights reserved.
About | Kontak | Disclaimer