-->

JANGAN LEWATKAN SEMINAR NASIONAL PERCEPATAN INTEGRASI SAPI-SAWIT


Indonesia punya 16 juta hektare perkebunan kelapa sawit, tapi masih impor daging sapi. Padahal ada solusi sederhana: Sistem Integrasi Sapi-Kelapa Sawit (SISKA).

Fakta Kelapa Sawit Indonesia: Indonesia adalah produsen kelap sawit terbesar dunia. Total luas perkebunan sawit mencapai sekitar ±16,8 juta hektare. Kebun sawit tersebar di 26 provinsi di Indonesia. Artinya ada jutaan hektare lahan yang bisa dimanfaatkan untuk ternak sapi.

Fakta Populasi Sapi: Populasi sapi potong Indonesia sekitar 13,5 juta ekor (2025). Jumlah ini masih jauh dari kebutuhan nasional. Akibatnya Indonesia masih impor daging sapi setiap tahun.

Padahal potensinya luar biasa. Di perkebunan sawit tersedia rumput alami, limbah pelepah sawit, lahan terbuka, yang bisa dimanfaatkan sebagai pakan ternak sapi.

Dalam sistem integrasi sapi-sawit (SISKA), sapi memakan rumput di bawah sawit, kotoran sapi menjadi pupuk organik, gulma kebun berkurang. Hasilnya sawit tetap produktif dan sapi juga berkembang.

Bayangkan jika hanya 10% dari 16 juta ha sawit dimanfaatkan untuk SISKA. Sekitar 1,6 juta hektare lahan tersedia. Dengan kepadatan rendah saja 1-2 ekor sapi per hektare, Indonesia bisa menambah 2-3 juta ekor sapi. Ini menjadi langkah besar menuju swasembada daging sapi.

Untuk membahas peluang besar ini, Pusat Riset Peternakan BRIN bersama WAKENI dan GAPENSISKA serta didukung Majalah Infovet, mengundang Anda dalam Seminar Nasional "Percepatan Integrasi Sapi-Sawit (SISKA) untuk Mendukung Ketahanan Pangan Nasional."

Diselenggarakan pada:
Hari: Selasa, 14 April 2026
Pukul: 08:30-13:00 WIB
Tempat: Gedung PUSBINDIKLAT BRIN, Cibinong-Bogor

Menghadirkan narasumber:
- Ditjen PKH
Bappenas
Praktisi SISKA
Peneliti BRIN.

Daftarkan sekarang: https://bit.ly/seminar_sapi

KAPASITAS TERBATAS

Peserta mendapat:
- Snack
- Lunch
- E-sertifikat
- Ilmu yang bermanfaat

ARTIKEL POPULER MINGGU INI

Translate


Copyright © Majalah Infovet I Majalah Peternakan dan Kesehatan Hewan. All rights reserved.
About | Kontak | Disclaimer