Penyakit Newcastle disease (ND) adalah infeksi virus yang sangat menular yang memengaruhi ayam dan unggas liar, disebabkan oleh virus ND yakni paramyxovirus tipe 1.
Keganasannya pun bervariasi tergantung strain dan dikategorikan menjadi tiga patotipe, yaitu lentogenik (rendah atau avirulen), mesogenik (sedang), dan velogenik (keganasan tinggi). Strain velogenik menyebabkan morbiditas dan mortalitas tinggi, yang mengakibatkan kerugian produksi yang signifikan dan dampak ekonomi substansial karena biaya langkah-langkah pengendalian.
Virus ND menunjukkan diversitas genetik yang tinggi, menekankan perlunya pengawasan terus-menerus, diagnostik canggih, dan strategi pencegahan yang ditingkatkan. Dengan berkembangnya industri unggas global dan meningkatnya perdagangan internasional, pengendalian ND yang efektif, terutama melalui vaksinasi, tetap penting. Namun, tinjauan komprehensif yang menggabungkan temuan terbaru masih kurang.
Kasus pertama kali ND dilaporkan di Jawa, Indonesia pada 1926, kemudian di Newcastle-on-Tyne, Inggris pada 1927. Virus ini juga muncul di India, di mana dikenal secara umum sebagai penyakit Ranikhet. Virus ini endemik di banyak negara berkembang, termasuk India, dan tetap menjadi kendala utama dalam produksi unggas karena sering terjadi wabah baik pada ayam yang sudah divaksin maupun yang belum divaksin.
Virus ND diklasifikasikan secara taksonomis sebagai Avian orthoavulavirus 1 (AOAV-1), sebelumnya disebut Avian avulavirus 1 (AAvV-1) atau Avian paramyxovirus 1 (APMV-1). Virus ini termasuk dalam genus Orthoavulavirus, subfamili Avulavirinae, famili Paramyxoviridae, dan ordo Mononegavirales.
Virus ini memiliki genom RNA untai tunggal bermuatan negatif sekitar 15,2 kb, yang mengkode enam protein struktural dengan urutan 3ʹ-NP–P–M–F–HN–L-5ʹ: protein nukleokapsid (NP), fosfoprotein (P), protein matriks (M), protein fusi (F), hemagglutinin-neuraminidase (HN), dan protein polimerase besar (L).
Penyebab Penyakit
Apa yang menyebabkan penyakit ND? Sebab virus ini sangat menular dan memiliki dampak signifikan pada unggas. Strain velogenik bertanggung jawab atas bentuk penyakit yang paling parah dan menyebabkan kematian tinggi.
Strain velogenik neurotropik menyebabkan gejala neurologis parah (misalnya tremor, ataksia, putaran kepala, kelumpuhan) dengan sedikit atau tanpa keterlibatan gastrointestinal. Lesi sering tidak ada. Kemudian strain velogenik viscerotropik sangat mematikan, menyebabkan kematian hingga 100%. Tanda-tandanya meliputi diare, dispnea, tremor, dan lesi hemoragik parah di saluran pencernaan, terutama pada proventrikulus dan tonsil sekum.
Virus-virus ini dapat bertahan selama beberapa minggu di lingkungan yang hangat dan lembap, pada bulu, kotoran, dan bahan lainnya, serta dapat bertahan tanpa batas waktu pada bahan yang dibekukan. Virus ND cepat dihancurkan oleh dehidrasi dan sinar ultraviolet.
Bagaimana penyakit ND menyebar? Virus menyebar dengan cepat dan dapat ditularkan melalui kontak langsung dengan unggas yang terinfeksi, atau melalui pakan dan air, peralatan, pakaian, atau sepatu yang terkontaminasi, bahkan penularan melalui udara dalam jarak pendek juga memungkinkan.
Selain itu, virus juga dapat bertahan selama beberapa minggu di lingkungan, bahkan dalam cuaca dingin. Gejala yang ditimbulkan dari strain velogenik di antaranya gangguan pernapasan (terengah-engah, batuk), tanda-tanda saraf (gemetar, kelumpuhan), pembengkakan kepala dan leher, diare berwarna hijau dan berair, mortalitas tinggi, berhentinya produksi telur, hingga depresi, sayap menjuntai dan berjalan melingkar.
Diagnosis Klinis dan Patologis
ND dapat menyerupai penyakit pernapasan unggas lain seperti Avian influenza (AI), Infectious bronchitis (IB), laringotrakeitis, dan cacar ayam. Strain ND APMV 3 dan 7 juga dapat berkerja silang secara serologis, sehingga diagnosis yang cepat dan akurat sangat penting untuk pengendalian penyakit.
Lesi kasatmata pada unggas yang terkena ND dapat meliputi kongesti pada organ viseral, seperti otak, ginjal, dan trakea, serta perdarahan petechiae pada mukosa proventrikulus, ulkus hemoragik pada dinding usus, dan splenomegali, tergantung pada strain virus ND yang terlihat.
Diagnosis Banding
Bentuk akut ND harus dibedakan... Selengkapnya baca di Majalah Infovet edisi Mei 2026.
Ditulis oleh:
Drh Arief Hidayat
Praktisi perunggasan

