![]() |
| Ramelsloher (Wikipedia) |
Persilangan antara ras ayam lama dengan hibrida modern menawarkan potensi untuk breeding dan ayam petelur atau ayam broiler, demikian laporan Kantor Federal Pertanian dan Pangan Jerman (BLE).
Para peneliti Jerman dari sejumlah lembaga menyelidiki bagaimana persilangan antara ras ayam lama, native dan dalam beberapa kasus terancam punah, dengan galur modern memengaruhi kinerja hewan, kesehatan hewan, ketahanan, perilaku, atau kemampuan beradaptasi. Kombinasi ini dapat bermanfaat, baik dalam peternakan organik maupun peternakan konvensional. Pada saat yang sama, hal ini berkontribusi pada pelestarian keanekaragaman hayati, kata BLE.
Persyaratan untuk peternakan unggas yang berkelanjutan dan ramah hewan telah meningkat secara signifikan. Pada saat yang sama, permintaan akan produk unggas terus meningkat. Para ahli melihat persilangan antara ras ayam lama, native dengan induk dari peternakan unggas komersial sebagai solusi yang memungkinkan.
Ras ayam lama, native, seperti Ramelsloher dan Bielefeld Kennhuhn, secara khusus dikombinasikan dengan induk dari peternakan unggas komersial. Selanjutnya, para peneliti mengamati karakteristik seperti performa, kesehatan hewan, ketahanan, perilaku, dan kemampuan beradaptasi. Mereka menemukan bahwa persilangan dengan induk berkinerja tinggi memperoleh skor tinggi dalam hal performa bertelur tanpa perubahan negatif pada keseimbangan kalsium.
Namun, terdapat sedikit peningkatan risiko terjadinya fraktur sternum. Meskipun hal itu juga dapat dipengaruhi oleh faktor lain seperti kondisi pemeliharaan, awal bertelur, atau pemberian pakan.


0 Comments:
Posting Komentar