-->

PRODUKSI INKUBATOR UNGGAS RUSIA ANJLOK SEIRING TERHENTINYA INVESTASI DI INDUSTRI TELUR

Produksi inkubator unggas di Rusia merosot 98,4% pada tahun 2025 menjadi hanya 455 unit, turun drastis dari 28.413 unit pada tahun sebelumnya, akibat terhentinya aktivitas investasi di industri telur, menurut riset dari Alto Consulting Group (ACG).

Sebelumnya, angka produksi di segmen ini sempat menunjukkan tren kenaikan sejak tahun 2022, dengan jumlah 20.544 unit, hingga mencapai puncaknya pada tahun 2024.

ACG mengaitkan penurunan produksi inkubator unggas sebesar 98,4% di Rusia pada tahun 2025 dengan rampungnya berbagai proyek besar pengadaan peralatan peternakan, merosotnya jumlah pesanan baru, serta pergeseran permintaan terhadap jenis peralatan unggas yang lebih spesifik.

Faktor terakhir ini mungkin memberikan perspektif yang tidak terlalu suram, industri tersebut mungkin tidak sepenuhnya berhenti berinvestasi, melainkan mengalihkan belanja modal ke peralatan dan teknologi yang berbeda. Meski demikian, para analis belum merinci sejauh mana pergeseran ini benar-benar terjadi.

Analis ACG menyatakan bahwa pemulihan industri ini memerlukan gelombang investasi baru di sektor peternakan unggas, mulai dari peningkatan fasilitas yang sudah ada hingga pembangunan kapasitas baru. Mereka juga menyoroti perlunya peningkatan permintaan terhadap peralatan pertanian dalam negeri, otomatisasi yang lebih luas dalam proses inkubasi, serta dukungan pemerintah yang lebih besar bagi produsen teknologi pertanian (agri-tech) sebagai kunci kebangkitan industri tersebut.

Related Posts

0 Comments:

Posting Komentar

ARTIKEL POPULER MINGGU INI

Translate


Copyright © Majalah Infovet I Majalah Peternakan dan Kesehatan Hewan. All rights reserved.
About | Kontak | Disclaimer