![]() |
Ketika bertemu orang penting, hal yang sering terbetik di hati saya adalah bagaimana masa lalunya? Bagaimana jalan hidupnya dahulu sehingga bisa menjadi sukses seperti sekarang?
Pertanyaan-pertanyaan itu seringkali tak terjawab. Menjadi penasaran yang kemudian memudar seiring waktu.
Berbeda dengan Dr Drh Muhammad Munawaroh MM, Ketua Umum PB PDHI periode 2022-2026. Saya bisa membaca masa lalunya di buku biografinya yang berjudul Naik Pedati Tebu Menuju Ibu Kota.
Buku biografi tersebut bercerita menggunakan kronologi waktu. Dimulai dari masa kecil, remaja, kuliah, berkarir, bergorganisasi, dan diakhiri dengan tulisan dari para teman dan sejawat.
Masa kecil Munawaroh sepertinya tak jauh berbeda dengan masa kecil banyak orang Indonesia pada umumnya. Kehidupan keluarganya sederhana, sehari-hari berkecukupan namun tidak mewah. Begitu pun masa remajanya, juga masa kuliahnya.
Yang membedakan adalah, didikan orangtuanya berhasil membentuk Munawaroh menjadi pribadi yang mampu memilih pilihan-pilihan yang baik. Sehingga di setiap fase kehidupan, ia terus meningkat. Baik secara akademik, organisasi, maupun karir.
Privilege yang dimiliki Munawaroh tidak sebesar yang dipunyai anak-anak orang kaya dan mapan. Ia juga sering menemui kendala. Namun di tengah keterbatasan, kemampuan menentukan pilihan yang baik menjadi leverage yang melipatgandakan daya juang dan pencapaiannya.
Di samping itu, setelah memilih, dia memperjuangkan pilihannya. Dengan sepenuh hati menjalaninya dengan dedikasi yang patut dikagumi. Meski ada kendala dan keterbatasan, ia mampu mengatasinya dengan memanfaatkan sumber daya yang ada.
Contohnya, dulu ketika akan kuliah Munawaroh agak bingung menentukan jurusan. Akhirnya dia memilih kedokteran hewan karena kakaknya adalah lulusan kedokteran hewan. Sehingga memperingan biaya kuliah karena dia bisa menggunakan buku-buku kuliah peninggalan kakaknya.
Pilihannya itu ia jalani dengan penuh tanggung jawab. Selain sungguh-sungguh belajar ia juga mengikuti berbagai kegiatan di kampus, termasuk ikut membuat majalah FKH UGM, Medivet. Ia juga terpilih menjadi mahasiswa teladan dari FKH UGM.
Selain itu Munawaroh sejak kecil mempunyai daya juang yang tinggi. Hasil didikan orangtua dan tempaan keadaan. Cita-cita, berbagai kendala, dari sejak SD hingga kuliah lalu bekerja dan berorganisasi, ia perjuangkan dan umumnya membuahkan hasil yang baik.
Dari buku biografi ini saya mendapatkan rahasia kesuksesan Munawaroh. Pertama adalah menentukan pilihan yang baik. Dalam hidup kita sering dihadapkan pada berbagai pilihan, dimana pilihan tersebut akan menentukan masa depan kita. Sehingga penting untuk memilih pilihan yang tepat.
Kedua adalah memperjuangkan pilihan tersebut. Pilihan sebaik apapun tanpa diperjuangkan terus-menerus sudah tentu tidak menghasilkan apa-apa.
Ketiga adalah daya juang. Memperjuangkan pilihan adalah bagian yang berat. Tanpa daya juang yang tinggi orang akan mudah menyerah di tengah jalan. Karena daya juanglah yang membuat kita tetap setia pada perjuangan kita, hingga akhirnya membawa pada kesuksesan. (NDV)



