-->

KELEBIHAN PRODUKSI PICU KRISIS HARGA PADA SEKTOR AYAM PEDAGING MAROKO

Para produsen ayam pedaging di Maroko menghadapi tekanan finansial yang kian berat akibat gelombang kelebihan produksi, penurunan ekspor, dan tambahan pasokan ayam petelur afkir yang mendorong harga ayam ke tingkat yang, menurut banyak peternak, tidak lagi mampu menutup biaya produksi mereka.

Perwakilan industri menyatakan bahwa pasar terdampak oleh kelebihan pasokan yang berkepanjangan; harga eceran tetap berada di bawah MAD 20 (US$2,20) per kg di banyak pasar, sementara harga grosir di Casablanca, ibu kota negara tersebut, berkisar antara MAD 11,5 hingga MAD 12,5 per kg (US$1,24 hingga US$1,34). Para peternak unggas mengatakan bahwa tingkat harga ini tidak cukup untuk menutupi biaya produksi.

Mohammed Abboud, ketua Asosiasi Nasional Produsen Ayam Pedaging Maroko, mengatakan bahwa banyak peternak yang membawa ayam mereka ke pasar hanya berjuang untuk memulihkan biaya produksi dan menutupi pengeluaran, tanpa mengharapkan keuntungan sama sekali.

Permintaan saat ini berada di bawah tingkat yang biasanya diharapkan selama musim panas. Abboud menambahkan bahwa permintaan yang terkait dengan peristiwa musiman dan kelompok konsumen utama, seperti warga Maroko yang tinggal di luar negeri yang pulang kampung untuk liburan serta musim pernikahan, belum mencapai tingkat yang diantisipasi oleh para produsen.

Situasi saat ini mengancam keberlangsungan usaha peternakan unggas skala kecil di negara tersebut, yang keberadaannya diyakini sebagai faktor kunci dalam menjaga inflasi pangan tetap terkendali.

Jika produksi nantinya terkonsentrasi hanya pada segelintir perusahaan besar, kata Abboud, harga ayam bisa melonjak tajam di masa depan, sehingga memberikan beban tambahan baik bagi pasar maupun daya beli konsumen.

Related Posts

0 Comments:

Posting Komentar

ARTIKEL POPULER MINGGU INI

Translate


Copyright © Majalah Infovet I Majalah Peternakan dan Kesehatan Hewan. All rights reserved.
About | Kontak | Disclaimer