-->

KAMERA PINTAR MENGUNGKAP RESPONS AYAM BROILER TERHADAP STRES PANAS DAN PERTAMBAHAN USIA

Sebuah studi baru yang menggunakan teknologi computer vision canggih telah memberikan wawasan baru mengenai perubahan perilaku ayam broiler sepanjang siklus produksi. Hal ini menawarkan sarana baru bagi para peternak unggas untuk memantau kesejahteraan, mendeteksi masalah sejak dini, dan mengelola stres panas secara lebih efektif.

Para peneliti memantau 1.120 ekor ayam broiler jenis Ross 308 selama empat siklus produksi menggunakan sistem pelacakan multi-kamera yang mampu mengikuti pergerakan ayam sejak usia 8 hingga 40 hari. Teknologi ini secara otomatis mengukur tingkat aktivitas serta perilaku makan dan minum, sehingga memberikan gambaran yang belum pernah ada sebelumnya mengenai bagaimana perilaku broiler berkembang seiring pertumbuhan ayam.

Temuan ini mengonfirmasi banyak pengamatan yang sudah dikenal oleh para peternak unggas, sekaligus menunjukkan bagaimana pemantauan otomatis dapat mengubah cara penilaian kesejahteraan ayam di kandang komersial.

Salah satu kesimpulan yang paling jelas adalah bahwa usia memiliki dampak besar terhadap aktivitas. Seiring pertumbuhan ayam broiler, pergerakan secara keseluruhan menurun secara signifikan. Aktivitas intensitas tinggi, seperti berlari, mulai berkurang sejak usia 15 hari dan menurun lebih cepat dibandingkan pergerakan dengan intensitas lebih rendah. Pada usia sekitar 30 hari, tingkat aktivitas di semua kategori terlihat jauh lebih rendah.

Menurut para peneliti yang dipimpin oleh Profesor Patricia Soster dari Departemen Patobiologi, Farmakologi, dan Kedokteran Zoologi, Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Ghent, Belgia, hal ini mencerminkan realitas biologis ayam broiler modern. Seiring bertambahnya berat badan, pergerakan menjadi lebih berat secara fisik dan ayam secara alami mencurahkan lebih banyak energi untuk pertumbuhan daripada untuk bergerak. Hasil ini sejalan dengan penelitian sebelumnya yang mengaitkan penurunan aktivitas pada ayam yang lebih tua dengan masalah mobilitas dan kesehatan kerangka yang lebih buruk.

Bagi para peternak, temuan ini penting karena aktivitas dapat menjadi sinyal peringatan dini. Penyimpangan yang signifikan dari pola aktivitas yang diharapkan dapat mengindikasikan munculnya masalah kesejahteraan, termasuk kepincangan, gangguan kaki, atau masalah manajemen pemeliharaan.

Perilaku minum yang disertai dengan berkurangnya kunjungan ke tempat pakan dapat menjadi peringatan dini bahwa ayam sedang kesulitan menghadapi kenaikan suhu.

Related Posts

1 Comments:

  1. Kesetaraan adalah kunci. Sebagaimana kata band punk asal Malang yang terdapat dalam lirik Begundal Lowokwaru Equality

    BalasHapus

ARTIKEL POPULER MINGGU INI

Translate


Copyright © Majalah Infovet I Majalah Peternakan dan Kesehatan Hewan. All rights reserved.
About | Kontak | Disclaimer