-->

PRODUSEN TELUR UKRAINA MEMPERINGATKAN ADANYA TANTANGAN YANG KIAN BERAT SETELAH PENDAPATAN ANJLOK

Produsen telur asal Ukraina, Avangard, melaporkan pendapatan sebesar UAH 390,15 juta (US$9,3 juta) pada semester pertama tahun 2026, turun empat kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun lalu, menurut laporan resmi perusahaan.

Meskipun terjadi penurunan pendapatan yang tajam, perusahaan mencatatkan laba bersih sebesar UAH 51,59 juta (US$1,16 juta), berbanding terbalik dengan kerugian bersih sebesar UAH 74,04 juta (US$1,67 juta) pada semester pertama tahun 2025.

Peningkatan laba bersih ini terutama dikaitkan dengan persaingan yang semakin ketat di pasar telur Ukraina dalam beberapa tahun terakhir.

Avangard menyatakan bahwa saat ini mereka tidak memiliki rencana pembangunan modal karena keterbatasan pendanaan, sementara modernisasi aset tetap hanya akan dilakukan jika dana tersedia. Perusahaan menyebutkan bahwa mereka tidak menggunakan pinjaman bank dan arus kas yang dihasilkan dari kegiatan operasional mencukupi untuk memenuhi kewajiban tepat waktu.

Selain itu, Avangard memaparkan beberapa tantangan utama yang memengaruhi bisnisnya, termasuk ketimpangan paritas harga pertanian, lemahnya daya beli konsumen, rendahnya harga jual telur, serta tingginya biaya produksi akibat mahalnya bahan baku, perlengkapan, dan jasa.

"Terjadi perlambatan tajam dalam pembaruan peralatan peternakan unggas. Berbagai masalah di sektor keuangan, perbankan, perpajakan, dan politik menghambat perusahaan untuk merencanakan kegiatan jangka panjang," ujar perusahaan tersebut.

Meningkatnya biaya logistik dan tenaga kerja membuat produksi telur di Ukraina menjadi semakin mahal, menurut Yulia Flerova, CEO produsen telur Yasensvit, dalam sebuah wawancara dengan majalah lokal Nashe Ptakhivnytstvo. Flerova menjelaskan bahwa struktur biaya produksi telur telah menjadi semakin kompleks; kini, biaya produksi tidak hanya dipengaruhi oleh harga pakan dan energi, tetapi juga oleh faktor logistik, investasi biosekuriti, dan ketersediaan tenaga kerja terampil.

Pentingnya logistik domestik maupun ekspor telah meningkat secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir seiring dengan upaya para produsen beradaptasi terhadap rute transportasi baru dan biaya pengangkutan yang lebih tinggi.

Pernyataan Flerova ini muncul di tengah gangguan parah terhadap ekspor pertanian Ukraina melalui Laut Hitam akibat eskalasi terbaru konflik dengan Rusia; serangan yang semakin intensif terhadap kapal niaga dan infrastruktur pelabuhan dalam beberapa minggu terakhir turut menambah beban biaya logistik serta ketidakpastian bagi para eksportir.

Related Posts

0 Comments:

Posting Komentar

ARTIKEL POPULER MINGGU INI

Translate


Copyright © Majalah Infovet I Majalah Peternakan dan Kesehatan Hewan. All rights reserved.
About | Kontak | Disclaimer