-->

PAGAR VIRTUAL TIDAK MENGUBAH PERILAKU SAPI

Pagar virtual dapat membuat peternakan sapi lebih fleksibel, efisien, dan ramah hewan. Sebuah studi terbaru oleh Universitas Göttingen menunjukkan bahwa sapi tidak menunjukkan perilaku yang berbeda dengan pagar virtual dibandingkan dengan pagar tradisional. Hal ini secara signifikan mengurangi kekhawatiran umum mengenai kesejahteraan hewan yang terkait dengan pagar virtual.

Dengan pagar virtual, sapi pertama-tama menerima sinyal akustik ketika terlalu dekat dengan pagar, diikuti oleh kejutan ringan jika batas dilanggar.

Semua jenis pagar memengaruhi perilaku sapi. Begitu hewan mendekati pagar fisik atau virtual, mereka melambat; mereka tahu persis seberapa jauh mereka dapat pergi.

Dalam studi ini, kelompok sapi muda tetap lebih jauh dari pagar virtual daripada dari pagar fisik. Kelompok kontrol dengan pagar tradisional mendekati batas jauh lebih cepat. Dalam 97,9% kasus, sapi muda dalam kelompok uji merespons sinyal akustik ketika mereka terlalu dekat dengan tepi padang rumput mereka. Studi sebelumnya di luar negeri melaporkan angka 68% hingga 72% setelah periode pelatihan sekitar 4 minggu.

Waktu yang dihabiskan untuk bergerak, merumput, dan beristirahat tersebar di seluruh padang rumput. Sapi lebih aktif di dekat pagar, sedangkan istirahat terutama terjadi di tengah padang rumput.

Pilihan untuk berbaring lebih jauh dari pagar virtual mungkin dipicu oleh sinyal akustik yang diterima sapi ketika mendekati batas terlalu dekat.

Waktu berbaring harian (8-11 jam) untuk kelompok sapi muda dengan pagar virtual tidak berbeda dari kelompok kontrol. Lebih lanjut, pagar virtual menghasilkan distribusi spasial yang lebih merata dari sapi yang merumput di sekitar pagar.

Related Posts

0 Comments:

Posting Komentar

ARTIKEL POPULER MINGGU INI

Translate


Copyright © Majalah Infovet I Majalah Peternakan dan Kesehatan Hewan. All rights reserved.
About | Kontak | Disclaimer