-->

RABOBANK: KONFLIK IRAN BERDAMPAK TIDAK LANGSUNG PADA INDUSTRI BABI

Meskipun dampak langsung dari konflik Timur Tengah saat ini pada industri babi mungkin tetap terbatas, kemungkinan besar dampak tidak langsung akan terasa. Itulah pesan yang disampaikan bank agribisnis Rabobank dalam laporan triwulanan globalnya tentang industri babi.

Divisi RaboResearch memperkirakan dampak tingkat kedua dan ketiga akan menyebar ke seluruh sektor.

Bank tersebut menunjuk pada dampak jangka panjang dari penutupan Selat Hormuz dan mengilustrasikannya dengan 3 jenis dampak yang berbeda.

Logistik: Bank tersebut menunjukkan bahwa tarif pengiriman telah meningkat, dengan harga solar dan gas alam yang lebih tinggi memengaruhi semua pihak dalam rantai pasokan.

Produksi: Kenaikan biaya bahan bakar dan pakan akan berdampak pada margin bagi produsen babi dan rumah potong hewan.

Permintaan Konsumen: Konsumen mungkin menjadi lebih berhati-hati dalam pengeluaran mereka, sebagian karena ketidakpastian atau inflasi.

Dalam prospek triwulanan, bank tersebut menyoroti perkembangan di berbagai benua. Menariknya, ekspor daging babi AS ke Jepang meningkat sebesar 21% dari tahun ke tahun, akibat dari wabah ASF pada populasi babi hutan di Spanyol yang sebelumnya adalah pemasok utama Jepang.

Brasil juga diuntungkan dari masalah kesehatan di Spanyol. Pengiriman ke Jepang meningkat 60% dibandingkan tahun sebelumnya, mencapai total 43.000 metrik ton. Ekspor Brasil ke Filipina terus menduduki peringkat teratas dengan 121.000 metrik ton.

Related Posts

0 Comments:

Posting Komentar

ARTIKEL POPULER MINGGU INI

Translate


Copyright © Majalah Infovet I Majalah Peternakan dan Kesehatan Hewan. All rights reserved.
About | Kontak | Disclaimer