Tahun lalu, Ukraina mengekspor rekor 2,05 miliar telur, peningkatan 65,6% dibandingkan tahun sebelumnya, menurut laporan Serikat Peternak Unggas Ukraina. Penurunan produksi telur di beberapa negara Uni Eropa akibat serangkaian wabah flu burung merupakan faktor utama yang mendorong dinamika ini.
Secara nilai, ekspor telur Ukraina hampir tiga kali lipat, mencapai US$201,9 juta, menurut Serikat Peternak Unggas.
Sebagian besar ekspor telur Ukraina masuk ke pasar Eropa. Misalnya, tahun lalu, Spanyol menyumbang 16,4% dari pengiriman, Inggris 11,9%, Republik Ceko 10,3%, Polandia 10%, dan Kroasia 8,7%. Di antara negara-negara non-Eropa, pembeli telur Ukraina terbesar adalah Israel dengan pangsa 7,8% pada tahun 2025.
Ekspor produk telur menunjukkan dinamika yang beragam, demikian pernyataan Serikat Peternak Unggas. Pada tahun 2025, penjualan kepada pelanggan asing mencapai 8.200 ton, meningkat 2,6% dibandingkan tahun sebelumnya. Dari segi nilai, penjualan melonjak sebesar 40,3% menjadi US$47,8 juta.


0 Comments:
Posting Komentar