Tahun 2025 menjadi saksi merger besar antara dua perusahaan daging terbesar asal Brasil. Marfrig dan Brasil Foods (BRF) bergabung membentuk MBRF, sebuah perusahaan raksasa dengan produk yang menjangkau 117 pasar di seluruh dunia. Bagaimana perusahaan sebesar ini berhasil menjangkau setiap pelanggan di berbagai penjuru dunia?
Selama bertahun-tahun, baik Marfrig maupun BRF telah melakukan akuisisi dan menjalin kemitraan strategis di negara-negara dengan potensi pertumbuhan pasar yang menjanjikan. Contohnya termasuk Amerika Serikat (untuk produk daging sapi), serta Tiongkok, Turki, dan Arab Saudi. Secara keseluruhan, produk MBRF kini hadir di 117 negara di seluruh dunia. Seiring dengan semakin besarnya perusahaan, memahami preferensi lokal menjadi hal yang semakin krusial. Bagaimanapun, strategi yang berhasil di satu pasar belum tentu sukses di pasar lainnya.
Hal inilah yang menjadi alasan utama di balik pendirian pusat inovasi mereka: memanfaatkan wawasan mendalam untuk mengembangkan produk yang akan sukses di pasar sasaran. Seperti yang diungkapkan oleh Patricia Niizu, manajer sains konsumen di MBRF, "Kami bertujuan menjadi perusahaan yang 'glocal'." Perusahaan yang cukup besar untuk tetap kompetitif di dunia yang semakin terglobalisasi, namun juga sangat peka dalam menangkap tren lokal demi meraih kesuksesan di mana pun.
Arab Saudi menjadi contoh bagaimana MBRF melakukan pendekatan terhadap pasarnya. Ia menjelaskan bahwa negara tersebut telah mengalami tren "snackifikasi" (pergeseran pola makan ke arah camilan) selama satu dekade terakhir. Hal ini mendorong MBRF untuk meluncurkan lini produk Sadia Bites, yakni camilan yang dapat disiapkan hanya dalam hitungan menit.
Selain itu, tim inovasi memetakan tren preferensi restoran terkini di Arab Saudi; tidak mengherankan jika cita rasa seperti "Italia" (yang dominan) dan "Meksiko" (yang sedang naik daun) muncul dalam daftar tersebut. Berbekal wawasan itu, tim meluncurkan rangkaian produk untuk air fryer dengan cita rasa global di bawah merek Sadia Broasted Chicken Chunks. Lini produk ini menghadirkan varian rasa seperti "bawang putih dan parmesan" serta "jalapeño".
Namun, menjalankan bisnis dengan pendekatan "glocal" (global sekaligus lokal) tidak cukup hanya dengan memahami pasar secara mendalam. CEO MBRF, Miguel Gularte, membahas topik mengenai kunci sukses di pasar global dalam sebuah diskusi panel di pameran dagang SIAVS di São Paulo yang berlangsung pada 4-6 Agustus. Ia menyoroti pentingnya kehadiran fisik di negara lain, bahkan hingga memanfaatkan rantai produksi lokal yang terintegrasi.
Untuk memperkuat argumennya, ia merujuk pada masalah geopolitik terkini di Timur Tengah dan penutupan Selat Hormuz, seraya menyatakan, "Pasokan pangan di sana tidak terganggu. Perusahaan-perusahaan dari sini (Brasil) tetap melanjutkan pasokan ke wilayah-wilayah yang sedang dilanda konflik tersebut."


0 Comments:
Posting Komentar