-->

PENTINGNYA WATER TREATMENT UNTUK MENCEGAH PENYAKIT PADA AYAM

Foto bersama para peserta, pemateri dan moderator seminar. (Foto: NDV/Infovet)

Seminar Unlocking Better Farm Performance Through Advanced Disease Control yang diadakan Yuki Water Treatment di Aston Kemayoran City Hote, Jakarta, pada Senin (15/6) fokus membahas hal terlihat sepele namun penting untuk kesehatan dan performa ternak. Yaitu air.

Air, Komponen Biosekuriti yang Sering Diabaikan

Dr Okti Nadia Poetri, ahli virologi, imunologi, dan epidemiologi, IPB University mengatakan biosekuriti bukanlah sekedar SOP di atas kertas. Keberhasilannya ditentukan oleh implementasi dan kepatuhan di lapangan.

Sehingga meminimalisir bahkan mencegah masuknya penyakit melalui celah yang sering tidak disadari. Seperti manusia, kendaraan, air, peralatan, hama dan lingkungan.

“Air adalah komponen biosekuriti yang sering terabaikan. Kualitas air yang buruk dapat menjadi jalur masuk penyakit dan menurunkan performa,” terang Okti.

Kemudian dijelaskannya bahwa penyakit unggas bersifat kompleks dan multifaktor. Sehingga pengendalian harus dilakukan secara menyeluruh, bukan hanya mengandalkan vaksin atau pengobatan.

Karena itu biosekuriti yang baik tidak bisa ditawar, untuk melindungi performa dan profit. Apalagi mencegah masuknya penyakit akan lebih murah biayanya daripada menanggung kerugian akibat outbreak.

Pentingnya Menggunakan Air yang Di-treatment

“Ada resiko tersembunyi saat menggunakan air yang tidak di-treatment baik air sungai maupun air hujan. Berpotensi membahayakan kesehatan ayam di kandang kita oleh cemaran mikroba, logam berat, dan mineral,” Kamaru Budianto, Sales & Marketing Director Yuki Water Treatment menjelaskan.

Resiko air dengan kontaminasi tinggi logam berat maupun mineral tidak hanya mempengaruhi konsumsi air minum di kandang. Lebih jauh dari itu juga bisa berpotensi memunculkan biofilm yang dapat menjadi sarang kuman berkembang.

Kerugian lain adalah program pengobatan dan terapi suportif termasuk pemberian vitamin melalui air minum, tidak akan efektif saat kondisi air tinggi kadar logam berat dan mineralnya.

Selain itu kontaminasi bahan kimia dan pestisida di air juga harus diwaspadai, karena juga akan berdampak pada kesehatan ayam di kandang.

Desinfeksi Air Menggunakan UV-C

Kualitas air yang baik akan mendukung kesehatan ternak. Kualitas air tidak sekadar masalah teknis tapi juga menjadi masalah bisnis yang mempengaruhi profit. Salah satu cara menjaga kualitas air adalah dengan desinfeksi.

“Luminor mendesinfeksi air menggunakan teknologi UV-C untuk menonaktifkan bakteri, virus, dan mikroorganisme lain. Tanpa bahan kimia tambahan,” kata Dien Ho, Asia Pacific Regional Manager Luminor Environmental Inc.

Namun bagaimanapun menurut Dien Ho UV bukan untuk menggantikan manajemen farm yang baik. Melainkan menjadi bagian dari manajemen farm itu sendiri.

Biaya invetasi teknologi UV memang terkesan besar. Namun ROI-nya juga besar bahkan investasinya bisa kembali dalam waktu kurang dari 1 tahun.

Seminar ditutup dengan pembagian door prize untuk 10 peserta yang beruntung. (NDV)

Related Posts

0 Comments:

Posting Komentar

ARTIKEL POPULER MINGGU INI

Translate


Copyright © Majalah Infovet I Majalah Peternakan dan Kesehatan Hewan. All rights reserved.
About | Kontak | Disclaimer