-->

MENINGKATNYA PERMINTAAN DAGING BABI RUSIA DARI BELARUS

Selain permintaan Tiongkok, juga terjadi peningkatan permintaan daging babi Rusia dari negara tetangganya, Belarus, sebagaimana dijelaskan oleh Sergey Yushin, ketua Asosiasi Daging Nasional Rusia, dalam sebuah wawancara dengan Forbes cabang Rusia.

Pada tahun-tahun sebelumnya, Belarus merupakan produsen dan eksportir daging babi terkemuka, mengirimkan sekitar 60.000 ton daging babi per tahun ke Rusia, kata Yushin. Namun, akibat "lanskap epidemi yang rumit", negara tersebut kini perlu mengimpor daging babi dalam jumlah besar untuk menjembatani kesenjangan antara penawaran dan permintaan. Agroexport mengatakan bahwa Belarus muncul sebagai importir daging babi Rusia terbesar pada awal tahun 2025, membelinya seharga US$ 100 juta. Pada tahun 2025, Rusia akan mengekspor 8% daging babi olahan, dengan total nilai ekspor diperkirakan melebihi US$ 1 miliar, menurut Persatuan Produsen Daging Babi Rusia (RUPP).

Related Posts

0 Comments:

Posting Komentar

ARTIKEL POPULER MINGGU INI

Translate


Copyright © Majalah Infovet I Majalah Peternakan dan Kesehatan Hewan. All rights reserved.
About | Kontak | Disclaimer