-->

ASF VIETNAM: WABAH KEMBALI MEMBURUK

African Swine Fever (ASF) telah melanda Vietnam dengan parah pada akhir Juli dan awal Agustus. Jumlah babi yang terinfeksi meningkat tiga kali lipat hanya dalam 2 minggu, menurut media pemerintah negara tersebut.

Kantor berita internasional Reuters melaporkan perkembangan terbaru. Kantor berita tersebut mengutip surat kabar Vietnam Tien Phong, yang menyatakan bahwa negara tersebut telah mendeteksi 972 wabah ASF tahun ini, sementara pada pertengahan Juli hanya 514.

Jumlah babi yang terinfeksi telah meningkat menjadi lebih dari 100.000 dari 30.000 pada periode yang sama, kata surat kabar tersebut, mengutip Kementerian Pertanian dan Pembangunan Pedesaan Vietnam (MARD). Semua babi yang terinfeksi telah mati atau telah dimusnahkan.

Nguyen Xuan Duong, ketua Asosiasi Peternakan Hewan Vietnam, mengatakan, “ASF telah menyebar dalam skala yang sangat besar, menyebar ke seluruh negeri, dan secara serius memengaruhi industri peternakan, terutama pasokan daging babi.” Ia menambahkan bahwa tidak ada provinsi yang aman dari penyakit ini.

Perdana Menteri Vietnam, Pham Minh Chinh, mengirimkan arahan mendesak kepada provinsi-provinsi dan instansi pemerintah untuk menerapkan langkah-langkah guna mengendalikan penyakit ini, yang menurut pemerintah mengancam pasokan pangan.

Vietnam adalah negara pertama yang memperkenalkan vaksin ASF yang telah digunakan secara komersial sejak 2023, namun para pejabat mengatakan tingkat vaksinasi rendah karena kekhawatiran tentang biaya dan efisiensi. Duong mengatakan, "Vaksinasi hanyalah alat pendukung yang tidak dapat menggantikan langkah-langkah pencegahan dasar."

Related Posts

0 Comments:

Posting Komentar

ARTIKEL POPULER MINGGU INI

Translate


Copyright © Majalah Infovet I Majalah Peternakan dan Kesehatan Hewan. All rights reserved.
About | Kontak | Disclaimer