-->

GAP RESOURCE RUSIA INGIN MEMBANGUN PEMROSESAN UNGGAS DI AFRIKA

GAP Resource, salah satu produsen daging ayam pedaging terkemuka Rusia, tengah mempertimbangkan untuk membangun kapasitas pemrosesan unggas di Afrika, Dmitry Antonov, wakil presiden senior GAP Resource, mengungkapkan hal tersebut dalam sebuah konferensi industri di Sochi.

Perusahaan tersebut dapat menjadi produsen daging unggas Rusia pertama yang mengelola aset di luar wilayah pasca-Soviet. Antonov mengungkapkan bahwa GAP Resource telah mulai bekerja dalam arah ini, meskipun ia tidak memberikan rincian tambahan.

Perusahaan tersebut terutama tertarik pada produksi produk unggas di segmen siap saji dan siap masak. Di antara lokasi yang paling menjanjikan, Antonov menyebutkan Afrika Selatan dan Angola. Ada harapan bahwa GAP Resource dapat mengandalkan pendanaan lokal.

“Kami telah mengadakan negosiasi yang sangat berarti dengan Afreximbank sebagai bagian dari kelompok kerja Dewan Bisnis Uni Ekonomi Eurasia dan sepakat bahwa ada peluang untuk membiayai kegiatan ini dan bahwa pasar [Afrika] membutuhkan tim yang secara mental dan fisik mampu melaksanakan proyek-proyek ini bersama dengan mitra Afrika kami,” kata Antonov.

Namun, Antonov mengakui bahwa perusahaan tersebut belum menyusun proyek-proyek yang layak secara ekonomi di Afrika. Namun, GAP Resource memiliki rekam jejak yang sukses dalam mengekspor unggas ke Mesir, Kongo, Liberia, Ghana, Tanzania, Angola, Mozambik, dan 10 negara Afrika lainnya selama 2 tahun terakhir.

Related Posts

0 Comments:

Posting Komentar

ARTIKEL POPULER MINGGU INI

Translate


Copyright © Majalah Infovet I Majalah Peternakan dan Kesehatan Hewan. All rights reserved.
About | Kontak | Disclaimer