-->

HEWAN MATI MENDADAK DI CIBARUSAH BUKAN KARENA VIRUS MENULAR

Ilustrasi ayam (Foto: Pixabay)


Video sejumlah hewan tiba-tiba mati di Perumahan Bumi Cahaya Residence, Cibarusah, Kabupaten Bekasi beberapa waktu lalu diunggah oleh akun twitter @kafiradikal. Adapun sejumlah hewan yang mati adalah tiga ekor kambing, dua ekor ayam, dan satu kucing.

Kepala Seksi Pengamatan dan Pemberantasan Penyakit Hewan (P3H) Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi, Dwiyan Wahyudiharto memastikan sejumlah hewan yang mati di Perumahan Bumi Cahaya Residence, Cibarusah, bukan karena virus menular.

“Kematian hewan-hewan tersebut diduga karena keracunan dan tidak menunjukkan adanya gejala penyebaran penyakit hewan menular seperti flu burung atau antrax,” ujar Dwiyan melalui keterangan tertulisnya, Rabu (4/3/2020).

Dwiyan mengatakan, hewan-hewan diduga keracunan dari makanan yang ada di sekitar lokasi kejadian. Hal itu dikuatkan dengan adanya hasil pemeriksaan uji cepat (rapid test) terhadap hewan-hewan tersebut. Apalagi kematian tersebut diketahui tidak menular dengan hewan-hewan lainnya.

“Kematian hewan-hewan ini hanya di satu titik lokasi itu saja. Jadi kemungkinan besar kematiannya karena ada sesuatu yang dimakan atau diminum oleh hewan-hewan tersebut. Kami juga sudah melakukan pemeriksaan uji cepat terhadap bangkai unggas (ayam) dan hasilnya juga negatif. Sedangkan pemeriksaan pada kambing dan kucing yang mati juga tidak dijumpai tanda-tanda penyakit hewan menular,” ujar Dwi.

Pihak Pemkab sudah melakukan langkah-langkah antisipasi di sekitar lokasi kejadian dengan menyemprotkan desinfektan atau cairan kimia untuk mencegah terjadinya infeksi. Selain itu, Pemkab juga mengimbau kepada masyarakat yang memiliki hewan peliharaan untuk sementara tidak mendekati lokasi kejadian. (Sumber: kompas.com)



Related Posts

0 Comments:

Posting Komentar

ARTIKEL POPULER MINGGU INI

ARTIKEL POPULER BULAN INI

ARTIKEL POPULER TAHUN INI

Translate


Copyright © Majalah Infovet I Majalah Peternakan dan Kesehatan Hewan. All rights reserved.
About | Kontak | Disclaimer