Ekspor ayam Brasil meningkat 10,2% selama kuartal pertama tahun 2022 dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2021.
Alasan untuk ini adalah banyaknya wabah flu burung di Eropa dan AS (Brasil belum mencatat wabah flu burung), selain biaya produksi yang meningkat di seluruh dunia dan lebih sedikit pesaing karena perang antara Rusia dan Ukraina.
Brasil mengekspor 1,142 juta ton antara Januari dan Maret tahun ini dibandingkan 1,036 juta ton pada kuartal pertama tahun 2021 dan menghasilkan US$2,051 miliar versus US$1,559 miliar yang merupakan peningkatan 31,5%.
Mengingat hanya Maret, pengiriman mencapai 418.800 ton, menurut Asosiasi Protein Hewani Brasil (ABPA). Jumlah tersebut naik 5,7% dibandingkan bulan ketiga tahun lalu (396.000 ton).
Pendapatan ekspor Maret mencapai US$771,1 juta, naik 27,8% dibandingkan periode yang sama tahun lalu US$603,6 juta. (via poultryworld.net)