-->

CEVA ANIMAL HEALTH

CEVA ANIMAL HEALTH

Boehringer Ingelheim

Boehringer Ingelheim

SIDO AGUNG FEED

SIDO AGUNG FEED

SCAN APLIKASI ANDROID

SCAN APLIKASI ANDROID

INFOVET EDISI AGUSTUS 2022

INFOVET EDISI AGUSTUS 2022

Susunan Redaksi

Pemimpin Umum/Redaksi
Ir. Bambang Suharno


Wakil Pemimpin Umum

Drh. Rakhmat Nurijanto, MM


Wakil Pemimpin Redaksi/Pemimpin Usaha
Ir. Darmanung Siswantoro


Redaktur Pelaksana
Ridwan Bayu Seto


Koordinator Peliputan
Nunung Dwi Verawati


Redaksi:
Wawan Kurniawan, SPt, (Jabodetabek)
Drh Untung Satriyo (Jogja & Jateng)
Drh. Yonathan Rahardjo (Jatim)
Drh. Masdjoko Rudyanto (Bali)
Drh Heru Rachmadi (NTB)
Sadarman S.Pt (Riau)
Drh. Sry Deniati (Sulsel)
Drh. Joko Susilo (Lampung)
Drh. Putut Pantoyo (Sumatera Selatan)

Kontributor:
Prof. Dr. Drh. Charles Rangga Tabbu,
Drh. Deddy Kusmanagandi, MM,
Gani Haryanto,
Drh. Ketut T. Sukata, MBA,
Drs. Tony Unandar MS.
Prof. Dr. Drh. CA Nidom MS.


Kabag Produksi & Sirkulasi
M. Fachrur Rozi

Staf Produksi & Sirkulasi:
M. Sofyan, Achmad Febriyanto, Rizky Yunandi

Administrasi
Nur Aidah


Keuangan:
Eka Safitri
Achmad Kohar


Pemasaran

Septiyan NE


Alamat Redaksi
Ruko Grand Pasar Minggu
Jl. Raya Rawa Bambu No. 88A
Pasar Minggu, Jakarta Selatan 12520
Telp: (021) 7829689, 78841279, Fax: 7820408
e-mail:
Redaksi: majalah.infovet@gmail.com
Pemasaran: marketing.infovet@gmail.com

Rekening:
Bank MANDIRI Cab Ragunan,
No 126.0002074119

Bank BCA KCP Cilandak KKO I. No 733-0301681
a/n PT Gallus Indonesia Utama

Redaksi menerima artikel yang berkaitan dengan kesehatan hewan dan atau peternakan. Redaksi berhak menyunting artikel sepanjang tidak merubah isinya.
Semua artikel yang dimuat menjadi milik redaksi.
Email artikel Anda ke:infovet02@gmail.com

Jumlah Pengunjung

PT. GITA Group

Pengikut

Info Agribisnis Klik Di Sini

alterntif text

TRANSLATE

GANGGUAN PENCERNAAN PADA AYAM, PENYEBAB PERFORMA TIDAK OPTIMAL DAN PRODUKSI GOYAH

On Juli 22, 2022

Gangguan pencernaan akan sangat merugikan karena berpengaruh pada pertumbuhan dan produktivitas ayam yang tidak optimal. (Foto: Istimewa)

Gangguan pencernaan ayam merupakan kondisi yang terjadi karena adanya masalah pada salah satu organ pada sistem pencernaan. Sistem pencernaan ayam bekerja menyerap nutrisi dalam pakan sehingga mampu memenuhi kebutuhan ayam. Selain itu sistem pencernaan juga bertugas memisahkan dan membuang bagian makanan yang tidak bisa dicerna dan tidak dibutuhkan dalam tubuh. Sehingga gangguan pencernaan akan sangat merugikan karena berpengaruh pada pertumbuhan dan produktivitas ayam yang tidak optimal.

Ayam mempunyai saluran pencernaan yang sederhana, yaitu terdiri dari paruh/rongga mulut, esofagus, tembolok, proventrikulus, ventrikulus, gizzard usus halus, seka, usus besar dan kloaka, serta dilengkapi kelenjar tambahan, yaitu hati, pankreas dan kantung empedu. Proses pencernaan pada ayam dimulai dari paruh yang memiliki fungsi untuk membantu pakan menuju esofagus. Esofagus berfungsi untuk meneruskan pakan yang masuk melalui paruh kemudian disalurkan menuju tembolok melalui gerakan peristaltik. Tembolok berfungsi sebagai tempat penyimpanan pakan sementara. Proventikulus terjadi proses pencernaan pencampuran makanan dengan getah lambung (HCL dan pepsin), selanjutnya makanan digiling dalam gizzard. Ventrikulus berfungsi untuk memecah dan menggiling partikel-partikel berukuran besar menjadi lebih kecil, halus dan lunak untuk memudahkan proses pencernaan selanjutnya.

Usus halus secara anatomis dibagi menjadi tiga bagian, yaitu duodenum, jejenum dan ileum yang memiliki fungsi sebagai tempat penyerapan (absorpsi) sari-sari makanan. Seka atau sekum merupakan tempat terjadinya proses pencernaan fermentatif. Usus besar memiliki fungsi untuk proses penyerapan air berperan sebagai lubang pengeluaran sisa pencernaan. Hati berfungsi untuk menetralkan kondisi asam dalam saluran usus, mengawali pencernaan lemak dengan membentuk emulsi dan detoksifikasi senyawa bersifat racun. Pankreas memiliki fungsi untuk menghasilkan enzim-enzim pankreatin, enzim-enzim tersebut yaitu trypsin, chymotrypsin, carboxypeptidase A dan B dan elastase (Pertiwi, 2017).

Ada banyak penyebab gangguan pencernaan bisa terjadi, beberapa diantaranya dijelaskan sebagai berikut:... Selengkapnya baca di Majalah Infovet edisi Juli 2022.

Ditulis oleh:
Ir Syamsidar SPt MSi IPU
Marketing Support PT Sanbio Laboratories

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Artikel Populer