-->

CEVA ANIMAL HEALTH

CEVA ANIMAL HEALTH

Boehringer Ingelheim

Boehringer Ingelheim

SIDO AGUNG FEED

SIDO AGUNG FEED

INFOVET EDISI NOPEMBER 2022

INFOVET EDISI NOPEMBER 2022

Susunan Redaksi

Pemimpin Umum/Redaksi
Ir. Bambang Suharno


Wakil Pemimpin Umum

Drh. Rakhmat Nurijanto, MM


Wakil Pemimpin Redaksi/Pemimpin Usaha
Ir. Darmanung Siswantoro


Redaktur Pelaksana
Ridwan Bayu Seto


Koordinator Peliputan
Nunung Dwi Verawati


Redaksi:
Wawan Kurniawan, SPt

Drh. Cholillurrahman (Jabodetabek)

Drh. Yonathan Rahardjo (Jatim)
Drh. Masdjoko Rudyanto,MS (Bali)
Drh Heru Rachmadi (NTB)
Dr. Sadarman S.Pt, MSi (Riau)
Drh. Sry Deniati (Sulsel)
Drh. Joko Susilo (Lampung)
Drh. Putut Pantoyo (Sumatera Selatan)

Kontributor:
Prof. Dr. Drh. Charles Rangga Tabbu,
Drh. Deddy Kusmanagandi, MM,
Gani Haryanto,
Drh. Ketut T. Sukata, MBA,
Drs. Tony Unandar MS.
Prof. Dr. Drh. CA Nidom MS.


Kabag Produksi & Sirkulasi
M. Fachrur Rozi

Staf Produksi & Sirkulasi:
M. Sofyan

Yayah Muhaeni

Administrasi
Nur Aidah


Keuangan:
Efrida Uli
Monita Susilawati


Staf Pemasaran
:
Yayah Muhaeni


Alamat Redaksi

Ruko Grand Pasar Minggu
Jl. Raya Rawa Bambu No. 88A
Pasar Minggu, Jakarta Selatan 12520
Telp: (021) 7829689, 78841279, Fax: 7820408
e-mail:
Redaksi: majalah.infovet@gmail.com
Pemasaran: marketing.infovet@gmail.com

Rekening:
Bank MANDIRI Cab Ragunan,
No 126.0002074119

Bank BCA KCP Cilandak KKO I. No 733-0301681
a/n PT Gallus Indonesia Utama

Redaksi menerima artikel yang berkaitan dengan kesehatan hewan dan atau peternakan. Redaksi berhak menyunting artikel sepanjang tidak merubah isinya.
Semua artikel yang dimuat menjadi milik redaksi.
Email artikel Anda ke:infovet02@gmail.com

Jumlah Pengunjung

PT. GITA Group

Pengikut

Info Agribisnis Klik Di Sini

alterntif text

TRANSLATE

KOKSIDIOSIS YANG TETAP EKSIS

On Oktober 26, 2022


Koksidia adalah protozoa bersel tunggal yang bersifat parasit dari genus Eimeria spp. Koksidia ditularkan dari unggas ke unggas lainnya melalui rute fecal-oral dan memiliki siklus hidup dengan rata-rata selama tujuh hari. Spesies Eimeria spp. bersifat host-spesific. Koksidiosis pada unggas ditandai dengan adanya enteritis dan kerusakan jaringan intestinal. Kerusakan jaringan intestinal disebabkan oleh replikasi koksidia pada lapisan epitel saluran pencernaan. Infeksi koksidia menyebabkan feses berdarah, gangguan absorpsi nutrisi, penurunan performa dan kematian.

Pada industri peternakan rakyat saat ini, sangat banyak sekali penyakit-penyakit imunosupresif yang perlu diperhatikan penangananya agar tidak menimbulkan kerugian yang meluas. Koksidiosis termasuk salah satu penyakit penyebab imunosupresi, karena Eimeria spp. yang menginfeksi saluran pencernaan ayam dapat menyebabkan rusaknya dinding usus, sehingga fungsi dari sistem pertahanan lokal pada saluran pencernaan menjadi terganggu, serta tidak dapat berfungsi optimal menghasilkan zat kebal tubuh untuk memberikan perlindungan secara lokal, pada saluran pencernaan dari adanya infeksi agen penyakit lainnya.

Mekanisme lain terjadinya dampak imunosupresi yang ditimbulkan oleh infeksi kuman penyebab koksidiosis tersebut adalah karena sel-sel darah yang mengandung antibodi (zat kebal tubuh) dari hasil vaksinasi yang dilakukan/diberikan sebelumnya akan mengalami penurunan secara cepat dan drastis karena adanya rembesan darah yang keluar melalui dinding usus yang dirusak oleh infeksi Eimeria spp. penyebab koksidiosis.

Dampak imunosupresi yang ditimbulkan tersebut, menyebabkan ayam menjadi lebih peka terhadap infeksi penyakit yang disebabkan oleh virus maupun bakteri atau oleh agen infeksi lainnya. Pada kejadian lapangan, sering kali kejadian koksidiosis diikuti... Selengkapnya baca di Majalah Infovet edisi Oktober 2022.
 
Ditulis oleh:
Drh Bayu Sulistya
Technical Department Manager
PT ROMINDO PRIMAVETCOM
Jl. DR Saharjo No. 264, JAKARTA
Telp: 021-8300300

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Artikel Populer