-->

TIENYEN INTERNATIONAL

TIENYEN INTERNATIONAL

Boehringer Ingelheim

Boehringer Ingelheim

Farmsco

Farmsco

SCAN APLIKASI ANDROID

SCAN APLIKASI ANDROID

INFOVET EDISI JULI 2021

INFOVET EDISI JULI 2021

Susunan Redaksi

Pemimpin Umum/Redaksi
Ir. Bambang Suharno


Wakil Pemimpin Umum

Drh. Rakhmat Nurijanto, MM


Wakil Pemimpin Redaksi/Pemimpin Usaha
Ir. Darmanung Siswantoro


Redaktur Pelaksana
Ridwan Bayu Seto


Koordinator Peliputan
Nunung Dwi Verawati


Redaksi:
Wawan Kurniawan, SPt, (Jabodetabek)
Drh Untung Satriyo (Jogja & Jateng)
Drh. Yonathan Rahardjo (Jatim)
Drh. Masdjoko Rudyanto (Bali)
Drh Heru Rachmadi (NTB)
Sadarman S.Pt (Riau)
Drh. Sry Deniati (Sulsel)
Drh. Joko Susilo (Lampung)
Drh. Putut Pantoyo (Sumatera Selatan)

Kontributor:
Prof. Dr. Drh. Charles Rangga Tabbu,
Drh. Deddy Kusmanagandi, MM,
Gani Haryanto,
Drh. Ketut T. Sukata, MBA,
Drs. Tony Unandar MS.
Prof. Dr. Drh. CA Nidom MS.


Kabag Produksi & Sirkulasi
M. Fachrur Rozi

Staf Produksi & Sirkulasi:
M. Sofyan, Achmad Febriyanto, Rizky Yunandi

Administrasi
Nur Aidah


Keuangan:
Eka Safitri
Achmad Kohar


Pemasaran

Septiyan NE


Alamat Redaksi
Ruko Grand Pasar Minggu
Jl. Raya Rawa Bambu No. 88A
Pasar Minggu, Jakarta Selatan 12520
Telp: (021) 7829689, 78841279, Fax: 7820408
e-mail:
Redaksi: majalah.infovet@gmail.com
Pemasaran: marketing.infovet@gmail.com

Rekening:
Bank MANDIRI Cab Ragunan,
No 126.0002074119

Bank BCA KCP Cilandak KKO I. No 733-0301681
a/n PT Gallus Indonesia Utama

Redaksi menerima artikel yang berkaitan dengan kesehatan hewan dan atau peternakan. Redaksi berhak menyunting artikel sepanjang tidak merubah isinya.
Semua artikel yang dimuat menjadi milik redaksi.
Email artikel Anda ke:infovet02@gmail.com

Jumlah Pengunjung

PT. GITA Group

Pengikut

Info Agribisnis Klik Di Sini

alterntif text

TRANSLATE

SEKTOR UNGGAS NIGERIA MENGHADAPI KELANGKAAN KEDELAI DAN AI

On Februari 18, 2021

Kelangkaan dan kenaikan harga kedelai, bahan utama yang digunakan dalam pakan unggas, dengan cepat melumpuhkan sektor perunggasan di Nigeria, yang kini juga menghadapi ancaman flu burung.

Setelah 2 tahun tidak ada wabah yang dilaporkan di negara tersebut, Institut Penelitian Hewan Nasional Nigeria telah mengonfirmasi bahwa flu burung telah muncul kembali. Wabah terjadi di 2 peternakan unggas dari berbagai spesies burung unta, angsa, kalkun, ayam petelur, dan burung merak di negara bagian Kano. Setelah itu, wabah telah dikonfirmasi di 2 peternakan komersial.

Sementara itu, Nigeria menghadapi kekurangan kedelai yang parah. Sekantong 100 kg kedelai telah meningkat menjadi N24.000 (US $ 60,93) dari N12.000 (US $ 30,47). Selain mahal kedelai juga langka di dalam negeri, menyusul adanya laporan kekurangan jagung. Menurut Onallo Akpa, Dirjen Asosiasi Unggas Nigeria, banyak peternakan unggas yang tutup karena mahalnya harga pakan. “Ini berdampak negatif pada industri, karena kedelai dan jagung merupakan hampir 80% bahan baku dalam produksi pakan, dan sekarang kedelai dan jagung kekurangan pasokan,” katanya. Di Nigeria, pengganti kedelai yang populer termasuk kacang tanah, biji kapas, dan palm kernel, namun kedelai adalah yang paling disukai karena sifat kecernaannya yang tinggi.

Hassan Dalha, seorang ahli pertanian dan petani kedelai, mencatat bahwa kekurangan kedelai disebabkan oleh curah hujan yang buruk tahun lalu, yang mengakibatkan hasil yang rendah. Dia memperkirakan bahwa harga akan terus naik.

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Artikel Populer