Sehat Cerah Indonesia

Sehat Cerah Indonesia

Boehringer Ingelheim

Boehringer Ingelheim

Farmsco

Farmsco

SCAN APLIKASI ANDROID

SCAN APLIKASI ANDROID

EDISI JANUARI 2020

EDISI JANUARI 2020

Susunan Redaksi

Pemimpin Umum/Redaksi
Ir. Bambang Suharno
Wakil Pemimpin Umum/Usaha
Drh. Rakhmat Nuriyanto MBA
Redaktur Pelaksana
Ir. Darmanung Siswantoro
Koordinator Peliputan
Ridwan Bayu Seto
Nunung Dwi Verawati

Redaksi
Wawan Kurniawan, SPt, (Jabodetabek)
Drh Untung Satriyo (Jogja & Jateng)
Drh. Yonathan Rahardjo (Jatim)
Drh. Masdjoko Rudyanto (Bali)
Drh Heru Rachmadi (NTB)
Sadarman S.Pt (Riau)
Drh. Sry Deniati (Sulsel)
Drh. Joko Susilo (Lampung)
Drh. Putut Pantoyo (Sumatera Selatan)

Kontributor
Prof. Dr. Drh. Charles Rangga Tabbu,
Drh. Dedy Kusmanagandi, MM,
Gani Haryanto,
Drh. Ketut T. Sukata, MBA,
Drs. Tony Unandar MS.
Prof. Dr. Drh. CA Nidom MS.

Kabag Produksi & Sirkulasi
M. Farur Rozi

Staf Produksi & Sirkulasi
M. Sofyan, Achmad Febriyanto, Rizky Yunandi

Administrasi:
Nur Aidah,

Keuangan:
Eka Safitri
Achmad Kohar

Pemasaran

Anang Sam, CHt.


Alamat Redaksi:
Ruko Grand Pasar Minggu
Jl. Raya Rawa Bambu No. 88A
Pasar Minggu, Jakarta Selatan 12520
Telp: (021) 7829689, 78841279, Fax: 7820408
e-mail:
Redaksi : majalah.infovet@gmail.com
Pemasaran : marketing.infovet@gmail.com

Rekening
Bank MANDIRI Cab Ragunan,
No 126.0002074119

Bank BCA KCP Cilandak KKO I
No 733-0301681
a/n PT Gallus Indonesia Utama

Redaksi menerima artikel yang berkaitan dengan kesehatan hewan dan atau peternakan. Redaksi berhak menyunting artikel sepanjang tidak merubah isinya.
Semua artikel yang dimuat menjadi milik redaksi.
Email artikel Anda ke: majalah.infovet@gmail.com

Jumlah Pengunjung

PT. GITA Group

Followers

Info Agribisnis Klik Di Sini

alterntif text

TRANSLATE

EKSPOR UNGGAS BRASIL TUMBUH 5,1% DI MASA COVID-19

On June 04, 2020

Ekspor ayam Brasil meningkat di masa pandemi (Foto: Ist)


Ekspor ayam Brasil telah meningkat sebesar 5,1% menjadi 1,365 juta ton, selama 4 bulan pertama tahun 2020 dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Hal itu disimpulkan dalam laporan ABPA (Asosiasi Protein Hewan Brasil).

Penjualan internasional Brasil dari sektor unggas ini menghasilkan pendapatan 0,5% lebih tinggi menjadi US $ 2,151 juta antara Januari dan April, dibandingkan dengan US $ 2,141 pada periode 4 bulan pertama tahun 2019.

“Sektor ini berkomitmen untuk menjaga ekspor tetap mengalir selama pandemi, memperkuat ketahanan pangan di antara negara-negara mitra. Kami memang mengharapkan peningkatan perdagangan kami dengan Cina, tetapi kami juga melihat pertumbuhan di Afrika, Asia dan Timur Tengah,” ungkap Francisco Turra, presiden ABPA.

Namun ada beberapa kekhawatiran tentang data bulan April. Khusus pada bulan April 2020, ada pengurangan 4,7% dalam ekspor, dengan total 343.300 ton tahun ini terhadap 360.100 ton pada bulan yang sama di tahun 2019. Sedangkan nilai penjualan turun menjadi US $ 515,9 juta terhadap US $ 599,1 juta tahun lalu, atau 13,9% lebih rendah, menggunakan parameter yang sama.

Laporan ABPA terbaru, Brazilian Animal Protein Report 2020, memberikan gambaran lengkap tentang produksi unggas (ayam, kalkun, telur dan genetika) dan babi. Menurut dokumen itu, negara ini telah memproduksi 13,245 juta ton selama tahun lalu, yang menjadi sebuah rekor baru (0,7% lebih tinggi dari 13,140 juta ton pada 2015).

Angka-angka itu menjadikan Brasil produsen terbesar ke-3 pada 2019, di belakang AS (19,941 juta ton) dan China (13,750 juta ton), di atas EU-28 (12,460 juta ton) dan Rusia (4,671 juta ton).

Tetapi untuk ekspor unggas saja, Brasil telah mengkonsolidasikan posisi teratasnya dengan 4,214 juta ton, di atas AS (3,261 juta ton), UE-28 (1,548 juta) dan Thailand (881,000 ton). Produsen ayam Brasil memperoleh US $ 6.994 miliar (6,4% lebih tinggi dari AS $ 6.571 pada tahun 2018) tahun lalu dari seluruh dunia. Persentase impor ke Asia 37,53%; Timur Tengah 34,39% dan Afrika 12,84%.

Dari total di tahun 2019, sektor unggas menghasilkan 68% untuk konsumen nasional dan 32% untuk pasar luar negeri. Konsumsi per kapita sedikit meningkat dari 41,99 kg menjadi 42,84 kg. Daerah produsen utama adalah Parana (34,69%), Santa Catarina (15,40%) dan Rio Grande do Sul (14,32%). (Sumber: poultryworld.net)

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Artikel Populer