SCAN APLIKASI ANDROID

SCAN APLIKASI ANDROID

EDISI SEPTEMBER 2018

Susunan Redaksi

Pemimpin Umum/Redaksi
Ir. Bambang Suharno
Wakil Pemimpin Umum/Usaha
Drh. Rakhmat Nuriyanto MBA
Redaktur Pelaksana
Ir. Darmanung Siswantoro
Koordinator Peliputan
Ridwan Bayu Seto
Nunung Dwi Verawati

Redaksi
Wawan Kurniawan, SPt, (Jabodetabek)
Drh Untung Satriyo (Jogja & Jateng)
Drh. Yonathan Rahardjo (Jatim)
Drh. Masdjoko Rudyanto (Bali)
Drh Heru Rachmadi (NTB)
Sadarman SPt (Riau)
Drh. Sry Deniati (Sulsel)
Drh. Joko Susilo (Lampung)
Drh Putut Pantoyo (Sumatera Selatan)

Kontributor
Prof Dr Drh Charles Rangga Tabbu,
Drh Dedy Kusmanagandi, MM,
Gani Haryanto,
Drh Ketut T. Sukata, MBA,
Drs Tony Unandar MS
Prof Dr Drh CA Nidom MS

Kabag Produksi & Sirkulasi
M. Farur Rozi

Staf Produksi & Sirkulasi
M. Sofyan, Achmad Febriyanto, Rizky Yunandi

Administrasi:
Nur Aidah,

Keuangan:
Eka Safitri
Achmad Kohar

Alamat Redaksi:
Ruko Grand Pasar Minggu
Jl. Raya Rawa Bambu No. 88A
Pasar Minggu, Jakarta Selatan 12520
Telp: (021) 7829689, 78841279, Fax: 7820408
e-mail:
Redaksi : majalah.infovet@gmail.com
Pemasaran : marketing.infovet@gmail.com

Rekening
Bank MANDIRI Cab Ragunan,
No 126.0002074119

Bank BCA KCP Cilandak KKO I
No 733-0301681
a/n PT Gallus Indonesia Utama

Redaksi menerima artikel yang berkaitan dengan kesehatan hewan dan atau peternakan. Redaksi berhak menyunting artikel sepanjang tidak merubah isinya.
Semua artikel yang dimuat menjadi milik redaksi.
Email artikel Anda ke: majalah.infovet@gmail.com

Jumlah Pengunjung

PT. GITA Group

Followers

Info Agribisnis Klik Di Sini

alterntif text

TRANSLATE

110 Tahun Berkiprah, Bblitvet Adakan Workshop Emerging Zoonotic Diseases

On 12:40:00 PM

Pembicara hari pertama Workshop & Training Emerging Zoonotic Diseases yang digelar Bblitvet. (Foto: Infovet)

Menyambut 110 tahun kiprahnya, Balai Besar Penelitian Veteriner (Bblitvet) menggelar Workshop and Training on Emerging and Re-emerging Zoonotic Diseases in Indonesia pada Senin, (5/11/2018).

Kepala Bblitvet Dr drh NLP Indi Dharmayanti MSi kepada media mengemukakan, di berbagai belahan dunia emerging dan re-emerging disease merupakan penyakit penting yang sedang diupayakan solusinya, penanganan sekaligus pengendaliannya.

"Emerging disease adalah infeksi yang baru muncul dalam sebuah populasi dan meningkat secara cepat dalam sebuah wilayah geografis," ungkap Indi.

Lebih lanjut Indi menjelaskan, re-emerging disease merupakan infeksi yang muncul kembali dengan peningkatan yang cepat.

Dalam kegiatan ini juga diuraikan mengenai penyakit Zoonosis. Topik informasi terkini Zoonosis secara global dipresentasikan narasumber dari School of Veterinary Science The University of Queensland, Brisbane, Australia, Prof Joanne Meers PhD.T

Tujuan dari workshop ini untuk memberikan gambaran tentang situasi dari beberapa penyakit zoonotik yang muncul dan muncul kembali dalam perspektif Indonesia," tutur Indi dalam sambutannya.

Selain workshop juga diadakan training dengan peserta yang terdiri dari para dokter hewan dari daerah. Kegiatan pelatihan  mengusung topik 'Sample, Handling, and Collection'.

Lokakarya ini dihadiri 150 peserta dari berbagai lembaga pemerintah dan universitas, serta perusahaan dan asosiasi, seperti Unit Pelaksana Teknis (UPT) di bawah Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Pusat Penelitian di bawah Badan Litbang, UPT di bawah Badan Indonesia untuk Karantina Pertanian (IAAQ), Fakultas Kedokteran Hewan (IPB, UGM, Udayana, Brawidjaja), BIN, GEGANA, NUBIKA, PORDASI, ASOHI, PT Caprifarmindo, dan PT. Vaksindo. (NDV)

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Artikel Populer