-->

RUSIA: MAKANAN KADALUARSA YANG TELAH DIOLAH UNTUK PRODUKSI PAKAN TERNAK

Inisiatif yang telah lama dibahas untuk mengizinkan penggunaan makanan kadaluarsa dalam produksi pakan ternak dan, mungkin, makanan hewan peliharaan telah mendapatkan momentum baru di Rusia, karena sekelompok anggota parlemen mendaftarkan RUU yang akan mengubah standar veteriner yang ada dan membuka jalan bagi jutaan ton makanan busuk untuk mencapai pabrik pakan ternak.

Secara khusus, para legislator berasumsi bahwa produk roti dan kue berkualitas rendah, serta produk dengan masa simpan kadaluarsa, dapat digunakan dengan aman dalam produksi pakan ternak.

Teknologi untuk mengolah produk makanan kadaluarsa menjadi bahan baku pakan ternak telah dikembangkan dan dikenal luas, kata para legislator dalam catatan penjelasan RUU tersebut. Dalam industri peternakan, bahan baku tambahan tersebut dimaksudkan untuk "memperluas dan menstabilkan pasokan pakan," tambah para legislator.

Ini bukan pertama kalinya anggota parlemen Rusia mendorong inisiatif untuk mengizinkan penggunaan limbah makanan dalam produksi pakan.

Pada tahun 2020, RUU serupa didaftarkan di Duma, majelis rendah Parlemen Rusia, meskipun akhirnya gagal menjadi undang-undang. Pada saat itu, para legislator memperkirakan bahwa setiap tahun, sekitar sepertiga dari seluruh makanan, setara dengan 17 juta ton, yang diproduksi untuk konsumsi manusia di Rusia terbuang sia-sia.

Peraturan veteriner yang ada secara teknis tidak melarang penggunaan produk makanan kadaluarsa dalam produksi pakan, namun, membuat praktik ini secara ekonomi tidak dapat dibenarkan. Pendukung RUU tersebut berpendapat bahwa hal itu mencegah jutaan ton bahan baku berharga memasuki rantai pasokan.

Beberapa organisasi bisnis Rusia telah berbicara menentang inisiatif tersebut. Misalnya, Persatuan Perusahaan Bisnis Hewan Peliharaan Rusia memperingatkan bahwa RUU baru tersebut secara teknis mengizinkan penggunaan limbah makanan dalam produksi pakan dan makanan hewan peliharaan.

Para produsen makanan hewan peliharaan memperingatkan bahwa inisiatif ini dapat membahayakan rantai pasokan, karena saat ini tidak ada peluang nyata untuk memastikan bahwa limbah makanan, yang seringkali memiliki kualitas yang bervariasi, aman.

“Menggunakan bahan-bahan yang kedaluwarsa atau berkualitas rendah dapat menyebabkan penyakit dan bahkan kematian,” klaim organisasi tersebut.

Komunitas industri pakan Rusia sebelumnya menyuarakan kekhawatiran serupa, menunjukkan bahwa hampir tidak mungkin untuk memastikan keamanan di sepanjang rantai pasokan jika limbah makanan dibiarkan masuk ke dalamnya.

Related Posts

0 Comments:

Posting Komentar

ARTIKEL POPULER MINGGU INI

Translate


Copyright © Majalah Infovet I Majalah Peternakan dan Kesehatan Hewan. All rights reserved.
About | Kontak | Disclaimer