-->

Sehat Cerah Indonesia

Sehat Cerah Indonesia

Boehringer Ingelheim

Boehringer Ingelheim

Farmsco

Farmsco

SCAN APLIKASI ANDROID

SCAN APLIKASI ANDROID

EDISI JULI 2020

Susunan Redaksi

Pemimpin Umum/Redaksi
Ir. Bambang Suharno


Wakil Pemimpin Umum/Pemimpin Usaha
Ir. Darmanung Siswantoro


Redaktur Pelaksana
Ridwan Bayu Seto


Koordinator Peliputan
Nunung Dwi Verawati


Redaksi:
Wawan Kurniawan, SPt, (Jabodetabek)
Drh Untung Satriyo (Jogja & Jateng)
Drh. Yonathan Rahardjo (Jatim)
Drh. Masdjoko Rudyanto (Bali)
Drh Heru Rachmadi (NTB)
Sadarman S.Pt (Riau)
Drh. Sry Deniati (Sulsel)
Drh. Joko Susilo (Lampung)
Drh. Putut Pantoyo (Sumatera Selatan)

Kontributor:
Prof. Dr. Drh. Charles Rangga Tabbu,
Drh. Deddy Kusmanagandi, MM,
Gani Haryanto,
Drh. Ketut T. Sukata, MBA,
Drs. Tony Unandar MS.
Prof. Dr. Drh. CA Nidom MS.

Kabag Produksi & Sirkulasi
M. Farur Rozi

Staf Produksi & Sirkulasi:
M. Sofyan, Achmad Febriyanto, Rizky Yunandi

Administrasi
Nur Aidah,


Keuangan:
Eka Safitri
Achmad Kohar

Pemasaran

Septiyan NE


Alamat Redaksi
Ruko Grand Pasar Minggu
Jl. Raya Rawa Bambu No. 88A
Pasar Minggu, Jakarta Selatan 12520
Telp: (021) 7829689, 78841279, Fax: 7820408
e-mail:
Redaksi: majalah.infovet@gmail.com
Pemasaran: marketing.infovet@gmail.com

Rekening:
Bank MANDIRI Cab Ragunan,
No 126.0002074119

Bank BCA KCP Cilandak KKO I. No 733-0301681
a/n PT Gallus Indonesia Utama

Redaksi menerima artikel yang berkaitan dengan kesehatan hewan dan atau peternakan. Redaksi berhak menyunting artikel sepanjang tidak merubah isinya.
Semua artikel yang dimuat menjadi milik redaksi.
Email artikel Anda ke: majalah.infovet@gmail.com

Jumlah Pengunjung

PT. GITA Group

Pengikut

Info Agribisnis Klik Di Sini

alterntif text

TRANSLATE

CEGAH HARGA ANJLOK LAGI, AYAM MILIK PETERNAK MANDIRI DISERAP

On April 24, 2020

Perusahaan unggas besar (integrator) membeli ayam milik peternak mandiri. (Foto: Humas PKH)

Implemantasi kerja sama antar Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH), dengan perusahaan unggas besar untuk membeli ayam broiler peternak mandiri mulai dijalankan.

Hal ini dilakukan untuk menjaga keseimbagan supply-demand dan mengangkat harga unggas hidup (livebird) yang jatuh ditingkat peternak hingga menyentuh Rp 4.000/kg.

“Rabu (22/4/2020) kemarin, PT Japfa Comfeed sudah melakukan pembelian livebird di farm broiler peternak mandiri milik Sugeng (anggota GOPAN) di Dramaga Tanjakan Bogor,” kata Dirjen PKH, I Ketut Diarmita, dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (23/4/2020). 

Ia menjelaskan bahwa pembelian livebird tersebut sebanyak 1.920 ekor dengan harga Rp 15.000/kg dan akan didistribusikan ke RPHU di wilayah Parung, Ciomas, Bogor. “Ini bagian dari komitmen perusahaan tersebut untuk membeli livebird sebanyak 700.000 ekor,” terang dia.

Pembelian ternak unggas mandiri juga dilakukan oleh PT Charoen Pokphand Indonesia (CPI). Berdasarkan informasi dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Tengah, CPI membeli ayam broiler dari kandang Eri, seorang peternak mandiri yang berdomisili di Desa Ngabean Boja, Kendal. 

Disebutkan bahwa jumlah ayam yang dibeli CPI pada Rabu (22/4/2020) sebanyak 4.000 ekor dengan harga 15.000/kg berat hidup. Sementara harga kesepakatan Pinsar Indonesia di pasaran adalah 10.000/kg, jadi masih ada selisih Rp 5.000 yang bisa didapatkan peternak.

“Ini juga bagian dari komitmen 1 juta ekor ayam yang akan dibeli oleh PT CPI di Jawa Tengah, Jawa Barat dan Jawa Timur,” ujar Ketut terkait informasi ini.

Pembelian oleh PT CPI ditargetkan sebanyak 20.000 ekor/hari yang selanjutnya akan dipotong di RPHU yang berada di Salatiga. Karkas yang dihasilkan akan diolah menjadi produk olahan ayam. 

Sementara Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak, Ditjen PKH, Sugiono, saat dihubungi menjelaskan bahwa tujuan kerja sama untuk menyerap ayam broiler dari peternak mandiri tersebut untuk membantu mengurangi supply ayam ke pasar sehingga dapat menyeimbangkan supply-demand. “Kita harap harga akan meningkat dan peternak bisa menikmati hasil,” ucap Sugiono.

Lebih lanjut ia meminta agar semua pemangku kepentingan dapat saling membantu dan berbagi dalam situasi sulit saat ini seperti adanya pandemi COVID-19, khususnya membantu peternak mandiri melalui fasilitasi pemasaran.

Sebelumnya, pada Senin (20/4/2020) di Kantor Pusat Kementerian Pertanian diselenggarakan penandatanganan kerjasama antara perusahaan dan asosiasi peternak dalam pembelian ayam ras siap potong. Total ada 22 perusahaan yang akan membantu menyerap livebird sebanyak 4.119.000 ekor di Pulau Jawa. (INF)

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Artikel Populer