Susunan Redaksi

Pemimpin Umum/Redaksi
Ir. Bambang Suharno
Wakil Pemimpin Umum/Usaha
Drh. Rakhmat Nuriyanto MBA
Redaktur Pelaksana
Ir. Darmanung Siswantoro
Koordinator Peliputan
Ridwan Bayu Seto
Nunung Dwi Verawati


Redaksi
Wawan Kurniawan, SPt, (Jabodetabek)
Drh Untung Satriyo (Jogja & Jateng)
Drh. Yonathan Rahardjo (Jatim)
Drh. Masdjoko Rudyanto (Bali)
Drh Heru Rachmadi (NTB)
Sadarman SPt (Riau)
Drh. Sry Deniati (Sulsel)
Drh. Joko Susilo (Lampung)
Drh Putut Pantoyo (Sumatera Selatan)

Kontributor
Prof Dr Drh Charles Rangga Tabbu,
Drh Dedy Kusmanagandi, MM,
Gani Haryanto,
Drh Ketut T. Sukata, MBA,
Drs Tony Unandar MS
Prof Dr Drh CA Nidom MS

Pemasaran :
Andi Irhandi (0815-9186-707)



Kabag Produksi & Sirkulasi
M. Farur Rozi

Staf Produksi & Sirkulasi
M. Sofyan, Achmad Febriyanto, Rizky Yunandi

Administrasi:
Nur Aidah,

Keuangan:
Eka Safitri
Achmad Kohar

Alamat Redaksi:
Ruko Grand Pasar Minggu
Jl. Raya Rawa Bambu No. 88A
Pasar Minggu, Jakarta Selatan 12520
Telp: (021) 7829689, 78841279, Fax: 7820408
e-mail:
Redaksi : majalah.infovet@gmail.com
Pemasaran : marketing.infovet@gmail.com

Rekening
Bank MANDIRI Cab Ragunan,
No 126.0002074119


Bank BCA KCP Cilandak KKO I
No 733-0301681
a/n PT Gallus Indonesia Utama

Redaksi menerima artikel yang berkaitan dengan kesehatan hewan dan atau peternakan. Redaksi berhak menyunting artikel sepanjang tidak merubah isinya.
Semua artikel yang dimuat menjadi milik redaksi.
Email artikel Anda ke: majalah.infovet@gmail.com

EDISI JULI 2018

Perlu Kiriman Artikel Via Email? Isi email Anda di bawah ini

Jumlah Pengunjung

PT. GITA Group

Followers

Infovet 145, Agustus 2006 - CARA SAKTI UNTUK SUKSES

On 7:41:00 AM

Suatu kegiatan yang terarah, terfokus dan terukur, menjadi satu modal kuat untuk mencapai kecuksesan. Keberhasilan usahawan mencapai puncak-puncak prestasi sehingga menjadi penggerak-penggerak utama perekonomian pasti melalui tahap yang begitu. Tidak dalam sehari usahawan berhasil membangun bangunan usaha yang dapat disimbolkan dengan menjulang tinggi mencakar langitnya gedung yang banyak menjadi lambang dan citra kesuksesan serta gengsi. Usaha keras, pikiran cerdas, disiplin ketat laksana peribahasa sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit, adalah cermin kuat perlunya komitmen dan konsistensi dalam melangkah.

Bahkan, perhitungan antara usaha dan dana yang dikeluarkan untuk mencapai hasil tertentu bagi usahawan, perlu dan harus dapat diperkirakan. Keberhasilan dalam mencapai target adalah kepuasan dan tolok ukur dari kecermatan dalam memprediksikan perolehan, capaian, dan hasil dari usaha yang dikeluarkan. Sehingga, setiap tenaga, dana, uang, cucuran keringat, air mata, waktu yang dikeluarkan tidak menguap secara percuma dan sia-sia.

Target yang ditetapkan bagi usahawan adalah target yang realistis, rasional dan dapat dijangkau. Meskipun ada target tertinggi, terbaik atau target optimis, tetaplah usahawan biasanya memberikan target minimal, pesimis, sehingga pada dasarnya ada yang paling mungkin dapat dijangkau dengan penuh keberhasilan. Sebab, keberhasilan mencapai target mempunyai makna dan memberi kepuasan tersendiri untuk berprestasi dan makin berprestasi.

Keberhasilan-keberhasilan perusahaan di bidang peternakan dengan citra cemerlang itu dapat terasakan ketika masyarakat peternakan dan masyarakat umum masuk arena Indolivestock Expo 2006 di pusat pameran di Ibukota Negara, Jakarta, awal Juli. Energi kesuksesan sungguh terasa. Terjadilah komunikasi antar para pengunjung dan peserta pameran. Terjadilah pertukaran energi antar mereka. Khususnya yang berani dan suka berkomunikasi.

Memang untuk meraih kesuksesan, salah satu langkah penting adalah menciptakan energi positif di antaranya dengan menanamkan nilai-nilai positif baik dengan bacaan, maupun komunikasi dengan mereka yang sukses. Transfer nilai positif inilah yang dilakukan Infovet dengan setia mengunjungi pembaca. Dengan materi dari berbagai pelaku kesuksesan bidang peternakan dan kesehatan hewan, selanjutnya tinggal cara kita merefleksikan dan mengolah hal positif untuk kehidupan sesuai dengan usaha dan kegiatan masing-masing.

Kalau usahawan sukses mempunyai cara meraih kesuksesan dengan standar ketat keseimbangan antara usaha yang dikeluarkan dan hasil yang terestimasi, siapapun baik untuk mempertimbangkan hal ini. Boleh sesama pengusaha, akademisi, pejabat, bahkan aktivis.

Walau, untuk aktivis, terdapat perbedaan paradigma antara usaha dan hasil, karena bagi aktivis sudut pandangnya bukanlah keuntungan, melainkan perubahan nilai dari sasaran yang diperjuangkan, seperti bebasnya Indonesia dari flu burung bagi aktivis pembebasan flu burung, atau nilai-nilai penyadaran bagi masyarakat terhadap pentingnya konsumsi protein hewani bagi aktivis peternakan. Memang nilai-nilai dalam aktivisme lebih bersifat kualitatif dibanding nilai kuantitatif yang secara dominan dimiliki oleh para usahawan alias pebisnis.

Namun upaya menghitung secara kuantitatif seperti yang dilakukan oleh pebisnis merupakan suatu upaya yang penting untuk mencoba memberi ukuran bagi setiap kualitas, dan rupanya membuat bidang bisnis menjadi begitu mudah membedakan antara usaha dan hasil dibanding kaum pergerakan yang lebih kompleks memperhitungkan usaha, nilai, uang, tenaga yang dikeluarkan untuk suatu hasil perubahan tertentu. Setidaknya merupakan pemikiran, saatnya mengoreksi diri apakah pelaku kegiatan di berbagai bidang sudah melakukan yang terbaik di bidangnya dengan cara-cara yang tepat dan manjur bin sakti.

Di era moderen ini, kesaktian sendiri ternyata dapat didefinisikan dan dimaknakan dalam banyak arti, terutama dalam kaitannya dengan kesuksesan. Sekedar contoh di awal tulisan ini pun boleh dikata sebagai cara sakti untuk sukses. Jaman dulu pun, para pendekar sakti mempunyai dan atau memperoleh kesaktiannya melalui cara berliku dan maha sulit. Persis yang dilakukan usahawan dengan berbagai variasi kesulitan.

Tentu Anda setuju. Maka, ayo terus maju! (Yonathan Rahardjo)

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Artikel Populer