SCAN APLIKASI ANDROID

SCAN APLIKASI ANDROID

EDISI JULI

EDISI  JULI

Susunan Redaksi

Pemimpin Umum/Redaksi
Ir. Bambang Suharno
Wakil Pemimpin Umum/Usaha
Drh. Rakhmat Nuriyanto MBA
Redaktur Pelaksana
Ir. Darmanung Siswantoro
Koordinator Peliputan
Ridwan Bayu Seto
Nunung Dwi Verawati

Redaksi
Wawan Kurniawan, SPt, (Jabodetabek)
Drh Untung Satriyo (Jogja & Jateng)
Drh. Yonathan Rahardjo (Jatim)
Drh. Masdjoko Rudyanto (Bali)
Drh Heru Rachmadi (NTB)
Sadarman S.Pt (Riau)
Drh. Sry Deniati (Sulsel)
Drh. Joko Susilo (Lampung)
Drh. Putut Pantoyo (Sumatera Selatan)

Kontributor
Prof. Dr. Drh. Charles Rangga Tabbu,
Drh. Dedy Kusmanagandi, MM,
Gani Haryanto,
Drh. Ketut T. Sukata, MBA,
Drs. Tony Unandar MS.
Prof. Dr. Drh. CA Nidom MS.

Kabag Produksi & Sirkulasi
M. Farur Rozi

Staf Produksi & Sirkulasi
M. Sofyan, Achmad Febriyanto, Rizky Yunandi

Administrasi:
Nur Aidah,

Keuangan:
Eka Safitri
Achmad Kohar

Pemasaran

Anang Sam, CHt.


Alamat Redaksi:
Ruko Grand Pasar Minggu
Jl. Raya Rawa Bambu No. 88A
Pasar Minggu, Jakarta Selatan 12520
Telp: (021) 7829689, 78841279, Fax: 7820408
e-mail:
Redaksi : majalah.infovet@gmail.com
Pemasaran : marketing.infovet@gmail.com

Rekening
Bank MANDIRI Cab Ragunan,
No 126.0002074119

Bank BCA KCP Cilandak KKO I
No 733-0301681
a/n PT Gallus Indonesia Utama

Redaksi menerima artikel yang berkaitan dengan kesehatan hewan dan atau peternakan. Redaksi berhak menyunting artikel sepanjang tidak merubah isinya.
Semua artikel yang dimuat menjadi milik redaksi.
Email artikel Anda ke: majalah.infovet@gmail.com

Jumlah Pengunjung

PT. GITA Group

Followers

Info Agribisnis Klik Di Sini

alterntif text

TRANSLATE

PLATFORM AYOTERNAK SIAP BANTU PERMODALAN

On July 08, 2019

 Peternak Belanda ketika mengunjungi Jawara Farm (Foto: Istimewa)


Alumni Universitas Padjajaran (Unpad), Muhammad Ali Akbar menggagas sebuah platform AyoTernak/ https://ayoternak.com/. Platform ini didasari konsep sosial dan spiritual dengan menggunakan pendekatan bisnis di sektor pertanian, peternakan, dan perikanan.

“Kendala permodalan seringkali mengganjal pengembangan usaha peternakan kita,” ungkap lulusan Unpad 2011 tersebut.  

Platform yang dibuatnya ini adalah fintech investasi di bidang pangan (pertanian, perikanan, dan peternakan). Melalui platform ini, masyarakat dapat terfasilitasi untuk berinvestasi dengan return profit yang masuk akal dan keamanan yang terjamin serta membantu penyediaan modal bagi  peternak lokal.

“Dengan platform ini, memungkinkan masyarakat mampu membantu permodalan kepala peternak dengan skema bagi hasil. Jadi masyarakat bisa berinvestasi mulai dari Rp 50.000 per slot untuk program penggemukan domba, kambing dan sapi. Selanjutnya panen empat bulan sekali dan investor mendapatkan bagi hasilnya,” ujarnya melalui siaran pers, Senin (8/7/2019).

AyoTernak mengumpulkan modal dari masyarakat kemudian diinvestasikan ke peternak atau petani dengan pola yang saling menguntungkan. “Goal-nya peternak mudah mendapatkan modal, kemudian masyarakat pun mendapatkan profit bagi hasil dan tentunya membantu peternak dalam hal penyediaan modal,” tambahnya.

Dalam program ini, AyoTernak bermitra dengan Jawara Farm, dikenal sebagai perusahaan ternak yang kredibel. Perusahaan yang dikelola Nur Agis Aulia, (Pelopor Peternak Muda Indonesia) selama 5 tahun terakhir amanah dalam mengelola dana yang diinvestasikan kepada mereka. Sisi lain, juga fokus dalam duplikasi dan regenerasi petani peternak muda di daerah Serang dan Banten.

Menurut Agis, investasi di bidang peternakan memiliki prospek yang sangat cerah. Mengutip data BPS, Agis menyatakan bahwa kebutuhan daging ternak terus meningkat. Sementara pasokan belum memenuhi kebutuhan. Terbukti di tahun 2018, daging lokal hanya dapat mencakup 60,9% kebutuhan nasional.

Bersama AyoTernak, masyarakat bisa memberi dampak positif secara makro dan mikro. “Secara makro masyarakat membantu pemenuhan kebutuhan daging nasional. Sementara secara mikro  juga berkontribusi pada pemerataan ekonomi di masyarakat,” tukasnya. (INF/NDV)

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Artikel Populer