SCAN APLIKASI ANDROID

SCAN APLIKASI ANDROID

EDISI MARET 2019

Susunan Redaksi

Pemimpin Umum/Redaksi
Ir. Bambang Suharno
Wakil Pemimpin Umum/Usaha
Drh. Rakhmat Nuriyanto MBA
Redaktur Pelaksana
Ir. Darmanung Siswantoro
Koordinator Peliputan
Ridwan Bayu Seto
Nunung Dwi Verawati

Redaksi
Wawan Kurniawan, SPt, (Jabodetabek)
Drh Untung Satriyo (Jogja & Jateng)
Drh. Yonathan Rahardjo (Jatim)
Drh. Masdjoko Rudyanto (Bali)
Drh Heru Rachmadi (NTB)
Sadarman SPt (Riau)
Drh. Sry Deniati (Sulsel)
Drh. Joko Susilo (Lampung)
Drh Putut Pantoyo (Sumatera Selatan)

Kontributor
Prof Dr Drh Charles Rangga Tabbu,
Drh Dedy Kusmanagandi, MM,
Gani Haryanto,
Drh Ketut T. Sukata, MBA,
Drs Tony Unandar MS
Prof Dr Drh CA Nidom MS

Kabag Produksi & Sirkulasi
M. Farur Rozi

Staf Produksi & Sirkulasi
M. Sofyan, Achmad Febriyanto, Rizky Yunandi

Administrasi:
Nur Aidah,

Keuangan:
Eka Safitri
Achmad Kohar

Alamat Redaksi:
Ruko Grand Pasar Minggu
Jl. Raya Rawa Bambu No. 88A
Pasar Minggu, Jakarta Selatan 12520
Telp: (021) 7829689, 78841279, Fax: 7820408
e-mail:
Redaksi : majalah.infovet@gmail.com
Pemasaran : marketing.infovet@gmail.com

Rekening
Bank MANDIRI Cab Ragunan,
No 126.0002074119

Bank BCA KCP Cilandak KKO I
No 733-0301681
a/n PT Gallus Indonesia Utama

Redaksi menerima artikel yang berkaitan dengan kesehatan hewan dan atau peternakan. Redaksi berhak menyunting artikel sepanjang tidak merubah isinya.
Semua artikel yang dimuat menjadi milik redaksi.
Email artikel Anda ke: majalah.infovet@gmail.com

Jumlah Pengunjung

PT. GITA Group

Followers

Info Agribisnis Klik Di Sini

alterntif text

TRANSLATE

Kementan Targetkan Produksi 119,8 Ton, Asosiasi Petani Jagung Optimis

On 2:13:00 PM


Target 119,8 ton Pajale (padi, jagung, dan kedelai) pemerintah mendapat dukungan dari Solahudin, Ketua Asosiasi Petani Jagung. Solahudin meyakini target itu akan tercapai pada tahun 2019.

"Pada dasarnya kami sepakat dengan pemerintah bahwa target itu harus jelas dan dicapai. Maasalah nanti di lapangan kurang tercapai karena faktor tikus atau faktor alam, itu kan kondisi alam. Tapi kalau berbicara tahun ini saya yakin tercapai," kata Solahudin, Senin (17/12/2018).

Menurut Solahudin, tidak banyak yang bisa memahami pemikiran Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman terkait target pemerintah itu.

"Sebab yang memahami pemikiran pak Amran selaku menteri ini belum banyak. Beliau ini luar biasa, dia single fighter dalam melakukan perlawanan pada serangan musuh, dia masih perang sendirian," kata Solahudin.

Karena itu, dia mengharap masing-masing pihak duduk bersama dan berpikiran dewasa mendiskusikan permasalahan yang ada. Banyaknya kritik yang masih diterima pemerintah, sebaiknya disikapi sesuai dengan motto Presiden Jokowi : Kerja, Kerja, Kerja.

Solahudin berpendapat, keberhasilan dan pencapaian pemerintah bisa dinilai dari luasan pertanaman dengan luasan panen, dikalikan dengan produksi. Adanya luasan panen yang dianggap mark up karena tidak ada lahannya, menjadi tugas BPS sebagai institusi yang mengeluarkan data.

"BPS juga harus bisa mempertanggungjawabkan karena Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kementan juga menggunakan data BPS. Kalau saya, selaku petani meyakini 100 persen keberhasilan pemerintah," kata Solahudin.

(Sumber: finance.detik.com)

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Artikel Populer