SCAN APLIKASI ANDROID

SCAN APLIKASI ANDROID

EDISI SEPTEMBER 2018

Susunan Redaksi

Pemimpin Umum/Redaksi
Ir. Bambang Suharno
Wakil Pemimpin Umum/Usaha
Drh. Rakhmat Nuriyanto MBA
Redaktur Pelaksana
Ir. Darmanung Siswantoro
Koordinator Peliputan
Ridwan Bayu Seto
Nunung Dwi Verawati

Redaksi
Wawan Kurniawan, SPt, (Jabodetabek)
Drh Untung Satriyo (Jogja & Jateng)
Drh. Yonathan Rahardjo (Jatim)
Drh. Masdjoko Rudyanto (Bali)
Drh Heru Rachmadi (NTB)
Sadarman SPt (Riau)
Drh. Sry Deniati (Sulsel)
Drh. Joko Susilo (Lampung)
Drh Putut Pantoyo (Sumatera Selatan)

Kontributor
Prof Dr Drh Charles Rangga Tabbu,
Drh Dedy Kusmanagandi, MM,
Gani Haryanto,
Drh Ketut T. Sukata, MBA,
Drs Tony Unandar MS
Prof Dr Drh CA Nidom MS

Kabag Produksi & Sirkulasi
M. Farur Rozi

Staf Produksi & Sirkulasi
M. Sofyan, Achmad Febriyanto, Rizky Yunandi

Administrasi:
Nur Aidah,

Keuangan:
Eka Safitri
Achmad Kohar

Alamat Redaksi:
Ruko Grand Pasar Minggu
Jl. Raya Rawa Bambu No. 88A
Pasar Minggu, Jakarta Selatan 12520
Telp: (021) 7829689, 78841279, Fax: 7820408
e-mail:
Redaksi : majalah.infovet@gmail.com
Pemasaran : marketing.infovet@gmail.com

Rekening
Bank MANDIRI Cab Ragunan,
No 126.0002074119

Bank BCA KCP Cilandak KKO I
No 733-0301681
a/n PT Gallus Indonesia Utama

Redaksi menerima artikel yang berkaitan dengan kesehatan hewan dan atau peternakan. Redaksi berhak menyunting artikel sepanjang tidak merubah isinya.
Semua artikel yang dimuat menjadi milik redaksi.
Email artikel Anda ke: majalah.infovet@gmail.com

Jumlah Pengunjung

PT. GITA Group

Followers

Info Agribisnis Klik Di Sini

alterntif text

TRANSLATE

Palestina Apresiasi Penerapan Teknologi IB Indonesia

On 4:36:00 PM

Foto bersama usai closing ceremony kegiatan pelatihan IB.

10 orang peserta dari Palestina telah mengikuti pelatihan IB (Inseminasi Buatan) di Indonesia yang diselengarakan oleh Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH), bekerjasama dengan Kementerian Sekretariat Negara dan JICA.
Pelatihan bertajuk “Training  Course on The Strengthening of Artificial Insemination Management and Conservation of Livestock Genetic Resources For Palestine” dilaksanakan oleh salah satu UPT (Unit Pelaksana Teknis) Ditjen PKH, yakni Balai Besar Inseminasi Buatan (BBIB) Singosari Malang, selama 15 hari, yang dimulai 13 Desember-27 Desember 2017.
Wakil Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Taher, pada acara closing ceremony pelatihan yang dilaksanakan di Kantor Ditjen PKH Rabu, (27/12), menyampaikan, ucapan terimakasih dan memberikan apresiasi kepada Pemerintah Indonesia yang telah memberikan pelatihan IB. “Kami berharap hasil pelatihan ini dapat diimplementasikan di negara kami dan dapat berkontribusi untuk meningkatkan produksi ternak di negara kami,” kata Taher.
Kegiatan pelatihan IB pada ternak yang ditutup secara resmi oleh Dirjen PKH, I Ketut Diarmita, dihadiri oleh Wakil Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Representative JICA di Indonesia, Kepala Biro KLN Kementan, Sesditjen dan para direktur lingkup Ditjen PKH, perwakilan Kemensetneg dan Kemenlu, serta beberapa Tenaga Ahli IB dari BBIB Singosari.
Pada kesempatan tersebut, semua peserta juga menyampaikan ucapan terimakasih dan kesan-kesannya selama mengikuti pelatihan. Wael W. M Halawa, salah satu peserta pelatihan menyampaikan, selama mengikuti pelatihan telah memperoleh pengetahuan dan teknologi soal IB pada ternak. “Kami juga telah mengunjungi UPT Perbibitan Ditjen PKH, antara lain Balai Embrio Transfer Cipelang dan BBPTU-HPT Baturraden,” kata Wael. 
Ia menambahkan, “Kami kagum dengan kemajuan dunia peternakan di Indonesia, khususnya dalam penerapan teknologi dan penguatan kelembagaan, sehingga ini dapat diadopsi dan dikembangkan di negara kami,” tambahnya.
Sementara Dirjen PKH I Ketut Diarmita, menyampaikan, teknologi IB memang telah berkembang dengan baik di Indonesia dan penggunaannya tidak hanya terbatas untuk meningkatkan populasi ternak, tetapi juga sebagai alat untuk peningkatan mutu genetik ternak.
“Keberhasilan teknologi IB di Indonesia terbukti dengan tercapainya swasembada semen beku pada 2012. Kemudian di 2013, Indonesia telah berhasil mencapai swasembada Bull (pejantan unggul). Indonesia juga memiliki teknologi sexing semen beku yang dapat menentukan jenis kelamin kelahiran ternak sesuai dengan kebutuhan peternak,” kata Ketut.
Ia menjelaskan, sejak 2007 Indonesia pun telah mampu melakukan ekspor semen beku ke beberapa negara seperti Malaysia, Kamboja, Myanmar, Timor Leste and Kyrgyzstan. Menurutnya, dengan adanya berbagai keuntungan dari penggunaan teknologi IB,  saat ini IB menjadi ujuk tombak untuk keberhasilan program Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting (Upsus Siwab) yang merupakan fokus kegiatan Kementan pada 2017-2019. “Upaya ini dilakukan sebagai wujud komitmen pemerintah dalam mengejar swasembada sapi yang ditargetkan presiden pada 2026,” ungkapnya.
Kepala BBIB Singosari, Enniek Herwijanti, turut mengatakan, sampai saat ini BBIB Singosari telah melatih peserta dari 22 negara selain Palestina. Setelah pelatihan ini selesai, Enniek meminta para peserta tidak hanya mendapatkan pengetahuan baru tentang pengelolaan reproduksi hewan, tetapi juga perlu menciptakan networking, sehingga ke depan akan ada peluang kerjasama ekonomi yang saling menguntungkan antar kedua negara. (CR)

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Artikel Populer