SCAN APLIKASI ANDROID

SCAN APLIKASI ANDROID

EDISI SEPTEMBER 2018

Susunan Redaksi

Pemimpin Umum/Redaksi
Ir. Bambang Suharno
Wakil Pemimpin Umum/Usaha
Drh. Rakhmat Nuriyanto MBA
Redaktur Pelaksana
Ir. Darmanung Siswantoro
Koordinator Peliputan
Ridwan Bayu Seto
Nunung Dwi Verawati

Redaksi
Wawan Kurniawan, SPt, (Jabodetabek)
Drh Untung Satriyo (Jogja & Jateng)
Drh. Yonathan Rahardjo (Jatim)
Drh. Masdjoko Rudyanto (Bali)
Drh Heru Rachmadi (NTB)
Sadarman SPt (Riau)
Drh. Sry Deniati (Sulsel)
Drh. Joko Susilo (Lampung)
Drh Putut Pantoyo (Sumatera Selatan)

Kontributor
Prof Dr Drh Charles Rangga Tabbu,
Drh Dedy Kusmanagandi, MM,
Gani Haryanto,
Drh Ketut T. Sukata, MBA,
Drs Tony Unandar MS
Prof Dr Drh CA Nidom MS

Kabag Produksi & Sirkulasi
M. Farur Rozi

Staf Produksi & Sirkulasi
M. Sofyan, Achmad Febriyanto, Rizky Yunandi

Administrasi:
Nur Aidah,

Keuangan:
Eka Safitri
Achmad Kohar

Alamat Redaksi:
Ruko Grand Pasar Minggu
Jl. Raya Rawa Bambu No. 88A
Pasar Minggu, Jakarta Selatan 12520
Telp: (021) 7829689, 78841279, Fax: 7820408
e-mail:
Redaksi : majalah.infovet@gmail.com
Pemasaran : marketing.infovet@gmail.com

Rekening
Bank MANDIRI Cab Ragunan,
No 126.0002074119

Bank BCA KCP Cilandak KKO I
No 733-0301681
a/n PT Gallus Indonesia Utama

Redaksi menerima artikel yang berkaitan dengan kesehatan hewan dan atau peternakan. Redaksi berhak menyunting artikel sepanjang tidak merubah isinya.
Semua artikel yang dimuat menjadi milik redaksi.
Email artikel Anda ke: majalah.infovet@gmail.com

Jumlah Pengunjung

PT. GITA Group

Followers

Info Agribisnis Klik Di Sini

alterntif text

TRANSLATE

Peternak Indonesia Mendapat Beasiswa Australia

On 5:54:00 PM

Menyusul suksesnya program beasiswa Kursus Singkat Ketahanan Pangan untuk sektor Daging dan Ternak Sapi tahun lalu, sebanyak 65 profesional industri peternakan dari seluruh Indonesia akan melakukan enam minggu studi dan penempatan kerja praktek di pedalaman Queensland dan di universitas-universitas di seluruh Australia.
Foto bersama seluruh peserta kursus singkat di Australia
dengan Dirjen PKH dan Perwakilan Kedutaan Australia. 
Para peserta dari seluruh pelaku industri sapi di Indonesia ini tengah menerima Australia Awards Scholarships dibawah Program Kerjasama Indonesia-Australia dalam Ketahanan Pangan Sektor Daging dan Sapi Potong Angkatan ke-2 yang peluncurannya diselenggarakan di Kementerian Pertanian Jakarta, Jumat (26/2).
Acara yang dibuka Dirjen Peternakan dan Kesehatan Muladno ini dihadiri oleh Dean Merrilees staf Ahli Menteri Pertanian Kedutaan Besar Australia. Tim dari Australia Awards, dan Himawan Hariyoga selaku Indonesian Co-Chair.
Berawal dari Pertemuan Pemimpin Indonesia-Australia ke-3, antara Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono dan Perdana Menteri Australia Kevin Rudd, pada tanggal 5 Juli 2013 di Bogor, kedua kepala negara menyepakati Joint Announcement pembentukan forum kerj sama dalam ketahanan pangan di sektor daging dan ternak sapi.
Hal ini sejalan dengan semangat pemerintahan Presiden Jokowi. Semangat yang tertuang dalam nawacita yaitu “Mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan seluruh sektor strategis ekonomi domestik dan meningkatkan produktivitas rakyat.”
Daya saing menjadi inspirasi bagi pembangunan peternakan dan kesehatan hewan untuk mereaktualisasi Program Pemenuhan Pangan asal Hewan. Nawacita juga berhasil menggerakkan seluruh kegiatan pembangunan peternakan dan kesehatan hewan melalui fungsi perbibitan, produksi, pakan, kesehatan hewan, kesehatan masyarakat veteriner, serta pengolahan dan pemasaran hasil peternakan.
Forum kerja sama tersebut dinamai Indonesia-Australia Partnership on Food Security in the Red Meat and Cattle Sector. Forum ini bertujuan untuk mensinergikan kekuatan dan potensi Indonesia dan Australia dalam rangka membangun sektor ternak sapi di Indonesia, meningkatkan daya saing kedua negara, dan mengembangkan prospek investasi dan perdagangan jangka panjang antara kedua negara sebagai bagian rantai suplai daging dan ternak sapi yang berdaya saing global.
Keanggotaan Kemitraan ini meliputi perwakilan dari instansi pemerintah Indonesia dan Australia dan dari industri, termasuk sektor daging dan ternak sapi serta komunitas bisnis dan investasi. Program ini dinamai Short Course under Indonesia-Australia Partnership on Food Security in the Red Meat and Cattle Sector. Program ini akan membantu meningkatkan keterampilan peserta dalam hal teknis, manajerial dan bisnis dalam bidang produksi, pengolahan serta tata kelola yang terkait dengan produksi daging dan ternak sapi.
Foto bersama perwakilan penerima beasiswa dengan Dirjen PKH Muladno,
Mr. Dean Merrilees (Kedutaan Besar Australia) dan Himawan Hariyoga
Untuk angkatan ke-2 tahun 2016 ini, ada empat jenis Short Course, yakni 1) Peternakan dan Produksi Ternak sebanyak 30 orang, 2) Produksi Daging, Pengolahan dan Manajemen Rantai Pasokan sebanyak 10 orang, 3) Penyusunan Kebijakan untuk Produksi Peternakan dan Rantai Pasokan sebanyak 15 orang, dan 4) Pertukaran Pengetahuan Industri Peternakan di Australia dan Indonesia sebanyak 10 orang.
Short Course akan dilaksanakan di Australia pada tanggal 29 Februari sampai dengan 8 April 2016, dan peserta Pertukaran Pengetahuan Industri Peternakan di Australia dan Indonesia pada tanggal 4-10 April 2016. Peserta yang mengikuti short course ini merupakan hasil seleksi oleh Komite Seleksi terdiri atas Australia Awards, Kedutaan Besar Australia, Tim Partnership dan Kementerian Pertanian.
Program kursus singkat ini akan diselenggarakan di Universitas Queensland, Sydney, dan New England serta di kampus Technical and Further Education, Queensland, (TAFE QLD) dan pada usaha penggemukan, pemotongan hewan dan terminal ternak. Tahun lalu 50 peserta dari Indonesia ambil bagian dalam program ini di Queensland dan Northern Territory. (wan) 

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Artikel Populer