Tuesday, October 16, 2007

PEMANFAATAN ALTERNATIF GROWTH PROMOTOR

Peraturan pelarangan pemakaian AGP. ini mendorong industri untuk mencari alternatif yang efektif dan aman. Beberapa sediaan yang sudah terbukti efektif adalah probiotik, prebiotik, organic acid, NSP enzymes, immuno modulator dan obat hewan herbal.
Demikian wawancara Ardi Winangun dari Infovet dengan Maureen Kalona Kandou Direktur PT Vaksindo Satwa Nusantara.
Infovet: Apa yang dimaksud dengan growth promoter?
Maureen: Bahan tambahan yang digunakan untuk memaksimalkan pertumbuhan dan efisiensi pakan pada pemeliharan ternak intensif. Biasa ditambahkan lewat pakan.
Infovet: Apakah selama ini hanya didominasi dari golongan antibiotik?
Maureen: Ya
Infovet: Bagaimana dengan bahan seperti obat herbal, imunomodulator, probiotik dan prebiotik yang katanya berfungsi juga sebagai growth promotor melalui peningkatan performa organ kekebalan dan pencernaan?
Maureen: Dengan adanya indikasi bahwa pemakaian antibiotik sebagai growth promoter dan residunya di produk ternak mungkin bisa menimbulkan mikro organisme yang resisten terhadap antibiotik di manusia, maka EU sudah melarang pemakaian AGP. Peraturan ini mendorong industri untuk mencari alternatif yang efektif dan aman. Beberapa sediaan yang sudah terbukti efektif adalah probiotik, prebiotik, organic acid, NSP enzymes, immuno modulator dan obat hewan herbal.
Infovet: Bagaimana mekanisme pemberiannya terlebih dikaitkan dengan withdrawal time atau waktu henti obat?
Maureen: Untuk sediaan herbal seperti Herbagro dari Vaksindo tidak ada withdrawal time karena aman dan tidak ada efek sampingan.
Infovet: Benarkah resistensi obat menjadi faktor penolakan terhadp pemanfaatan AGP, kemudian bagaimana dengan alternatif growth promotor yang ditawarkan Perush OH di Indonesia?
Maureen: Benar. Pemakaian AGP yang terus menerus dan standar withdrawal time yang tidak diikuti dengan benar mungkin bisa menciptakan mikro organisme yang sudah resisten terhadap antibiotik di manusia.
Infovet: Sejauh mana efektifitas penggunaan OH tersebut dari pandangan tim KOH/PPOH?
Maureen: Menurut pengalaman Vaksindo menghadapi KOH/PPOH, selama sediaan yang didaftarkan sudah didukung dengan literatur dan trial yang menunjukan efikasi, sediaan bisa disetujui.
Infovet: Bagaimana pengawasan penggunaan AGP dan alternatif dari Pemerintah sudah sejauh mana?
Maureen: Selama ini belum menjadi fokus utama.
Infovet: Akankah kedepan Pemerintah akan merubah kebijakan dengan melakukan pelarangan penggunaan AGP karena tuntutan global/konsumen atau sekadar latah dengan kebijakan yang diambil masyarakat Uni Eropa?
Maureen: Saya tidak bisa menjawab apa yang Pemerintah akan lakukan.
Infovet: Adakah kontradiksi pemanfaatan alternatif growth promotor dengan obat lain karena penggunaannya yang bersamaan dengan pemberian vaksin, vitamin, dan desinfektan?
Maureen: Untuk sediaan herbal tidak ada.
Infovet: Faktor apa saja yang perlu diperhatikan dalam penggunaan obat-obatan (alternatif growth promotor) jenis ini?
Maureen: -Memastikan bahwa obat hewan dari produsen yang bisa dipercaya
-Pemilihan jenis didasarkan hasil uji yang nyata. Sejauh ini yang paling efektif dari NGP adalah probiotik, prebiotik, organic acid, enzymes atau herbal.
Infovet: Sejauh ini bagaimana pemanfaatan alternatif growth promotor ditingkat peternak dari pantauan Bapak/Ibu?
Maureen: Masih sangat terbatas karena pemakaian AGP masih meluas dan belum ada larangan.

0 komentar:

Post a Comment

 
Infovet Copyright © 2009 Blogger Template Designed by Bie Blogger Template