SCAN APLIKASI ANDROID

SCAN APLIKASI ANDROID

EDISI SEPTEMBER 2018

Susunan Redaksi

Pemimpin Umum/Redaksi
Ir. Bambang Suharno
Wakil Pemimpin Umum/Usaha
Drh. Rakhmat Nuriyanto MBA
Redaktur Pelaksana
Ir. Darmanung Siswantoro
Koordinator Peliputan
Ridwan Bayu Seto
Nunung Dwi Verawati

Redaksi
Wawan Kurniawan, SPt, (Jabodetabek)
Drh Untung Satriyo (Jogja & Jateng)
Drh. Yonathan Rahardjo (Jatim)
Drh. Masdjoko Rudyanto (Bali)
Drh Heru Rachmadi (NTB)
Sadarman SPt (Riau)
Drh. Sry Deniati (Sulsel)
Drh. Joko Susilo (Lampung)
Drh Putut Pantoyo (Sumatera Selatan)

Kontributor
Prof Dr Drh Charles Rangga Tabbu,
Drh Dedy Kusmanagandi, MM,
Gani Haryanto,
Drh Ketut T. Sukata, MBA,
Drs Tony Unandar MS
Prof Dr Drh CA Nidom MS

Kabag Produksi & Sirkulasi
M. Farur Rozi

Staf Produksi & Sirkulasi
M. Sofyan, Achmad Febriyanto, Rizky Yunandi

Administrasi:
Nur Aidah,

Keuangan:
Eka Safitri
Achmad Kohar

Alamat Redaksi:
Ruko Grand Pasar Minggu
Jl. Raya Rawa Bambu No. 88A
Pasar Minggu, Jakarta Selatan 12520
Telp: (021) 7829689, 78841279, Fax: 7820408
e-mail:
Redaksi : majalah.infovet@gmail.com
Pemasaran : marketing.infovet@gmail.com

Rekening
Bank MANDIRI Cab Ragunan,
No 126.0002074119

Bank BCA KCP Cilandak KKO I
No 733-0301681
a/n PT Gallus Indonesia Utama

Redaksi menerima artikel yang berkaitan dengan kesehatan hewan dan atau peternakan. Redaksi berhak menyunting artikel sepanjang tidak merubah isinya.
Semua artikel yang dimuat menjadi milik redaksi.
Email artikel Anda ke: majalah.infovet@gmail.com

Jumlah Pengunjung

PT. GITA Group

Followers

Info Agribisnis Klik Di Sini

alterntif text

TRANSLATE

Infovet 136, November 2005 - MATA BATIN BERNAMA INFOVET

On 7:43:00 AM

Kita adalah orang-orang di sekitar kita Kita adalah para sahabat kita. Kita adalah kaum yang sama dengan kita, mengalami nasib yang sama, digembur habis-habisan oleh misteri penyakit Flu Burung yang tak ada habis-habisanya, namun selalu menyilih rupa menjadi pertanyaan-pertanyaan yang tidak ada habisnya.

Apakah betul yang menewaskan Iwan dan anak-anaknya adalah virus Flu Burung bukan penyakit yang lain? Apakah yang membawa korban-korban di rumah sakit spesial perawatan flu burung adalah betul-betul Virus Flu Burung bukan penyakit yang lain? Benarkah Virus AI sudah mengalami mutasi sehingga bisa menular antar manusia bukan hanya sekedar rekaan pendapat ilmu yang mesti dibuktikan secara ilmiah? Mengapa perusahaan farmasi internasional tidak segera memberi perhatian yang besar kepada bisnisnya di Indonesia kalau hal ini merupakan pertanda Flu Burung sudah begitu menakutkan merambah dunia manusia?

Mengapa pemerintah selalu silang sengketa, silang pendapat tentang penyakit ini tanpa punya ketegasan yang pasti? Apa betul semua yang terjadi memang seperti yang digembar-gemborkan di media-media massa yang sepertinya menelan mentah-mentah semua pernyataan pemerintah sehingga menimbulkan tindakan-tindakan lucu dalam menghadapi gempuran Flu Burung dari waktu ke waktu?

Lihat, apa tidak lucu, belum-belum babi-babi dan bebek-bebek dimusnahkan hanya gara-gara ketakutan Avian Influenza sudah terdapat pada babi yang bisa menularkan ke manusia? Apa tidak lucu, bila kebun binatang Ragunan lantas ditutup hanya gara-gara pernyataan Indonesia Kejadian Luar Biasa Flu Burung oleh Departemen Kesehatan (yang lantas direaksi oleh Presiden dengan gegap gempita untuk Tumpas Flu Burung)? Padahal yang punya wewenang untuk tindakan ke binatang/hewan adalah Departemen Pertanian pada Direktorat Jenderal peternakan bukan Departemen Kesehatan?

Bukankah Kejadian Luar Biasa itu hanya berlaku untuk manusia? Bukankah untuk ternak/hewan yang telah dinyatakan oleh Departemen adalah sebagai wabah AI? Sedangkan pada kalangan masyarakat sendiri, bukankah korban-korban yang ada jarang bersentuhan dengan burung? Bukankah peternak-peternak dan anak-anak kandang yang selalu bersentuhan dengan ternak-ternak ini ternyata dalam kondisi sehat-sehat saja? Lihatlah Khairil Anwar anak kandang pertama yang dalam tubuhnya didapati terdapat virus AI positif di Makassar, sekarang ia dinyatakan bebas, negatif, AI dan bertemu dengan Dr Khairil Anwar Nidom MS, yang pertama mendeklarasikan AI pada ayam di Indonesia?

Kita adalah teman-teman kita, masyarakat kita, kaum kita, sesama kita yang sama-sama menderita karena ketidak jelasan semua yang terjadi, pada saat yang sama gempuran impor paha ayam dari Amerika pun muncul. Apa tidak boleh kita berpikir bahwa bisa jadi heboh Flu Burung adalah strategi besar untuk melapangkan jalan masuknya paha ayam impor itu? Apa tidak boleh kita berpikiran bahwa kita selama ini masih saja menjadi pecundang dari negara-negara besar yang dari masa ke masa selalu bermimpi tetap menegakkan superioritasnya atas negara berkembang macam Indonesia yang dulu juga merupakan negara jajahannya?

Apa tidak boleh kita berpikir bahwa semua yang terjadi sekarang merupakan suatu teka-teki besar dari suatu strategi besar yang berlaku dalam kesatuan integral persoalan, permasalahan, yang sepertinya membabi buta, beruntun, sangat ruwet yang dalam prakteknya juga melibatkan peran-peran, ambisi-ambisi dan kebingungan dalam menegakkan jati dirinya sebagai manusia yang merdeka bukan semata-mata merdeka yang semu? Politik dan dagang, ada di sekeliling kita. Kekuasaan dan uang, saling berebut pengaruh, dan kita tidak ingin disilau matakan menghadapi semua tanda-tanda yang belum tentu makna dan jati dirinya.

Peternak besarta seluruh karyawan dan anak kandang, pengusaha sarana produksi peternakan beserta semua karyawan dan petugas lapangan, para peneliti, para insan akademik, birokrat, dan melebar ke seluruh masyarakat, semua, sama-ama merasakan kegundahan dengan pukulan telak Flu Burung yang di balik semua itu masih menyisakan teka-teki. Tapi akankah hidup tidak jalan hanya karena masalah yang tetap misteri? Tidak.

Kita punya mata batin, punya kehidupan yang lain, punya kegiatan dan kekayaan-kekayaan lain seperti halnya ternak ayam yang masih bisa diselamatkan dan ternak non unggas, punya suatu hidup cerah, punya harapan dan keyakinan untuk melangkah dengan optimis, yang sudah terbukti bahwa sebetulnya kehidupan kita secara umum masih mempunyai nafas segar, meski BBM naik, flu burung misterius, dan berbagai problem yang silih berganti terus bermunculan. Dan untuk itulah mata batin kita diasah dengan kehadiran Infovet.

Selamat Idul Fitri bagi yang merayakan. (Yonathan Rahardjo)

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Artikel Populer