Thursday, January 21, 2016

MENCEGAH LEBIH BAIK DARI PADA MENGOBATI

Pepatah di atas tentu sangat dikenal oleh masyarakat Indonesia, khususnya peternak. Karena jika ayam sudah terlanjur sakit akan sulit diobati dan tentu menyita waktu dan biaya untuk penanganannya. Demikian juga yang di alami Eko Wandoko S.Pt, Manager Farm dari Aneka Satwa Farm – Jambi.

 Eko Wandoko S.Pt, Aneka Satwa Farm – Jambi.

Ia menceritakan awal merintis usaha peternakan broiler yang dikelolanya. “Bermula dengan menyewa kandang populasi 9.000 ekor pada tahun 2012, saya mendapat penghasilan Rp 3.000/ekor. Hal inilah yang membuat saya tertarik bergabung dalam bisnis ini,” ujar pria kelahiran Jambi, 20 Oktober 1983.
Seiring berjalannya waktu usaha peternakan tersebut terus maju hingga mencapai populasi puluhan ribu ekor. Menurut dia dalam setiap usaha tentu tak lepas dari peristiwa suka dan duka.
“Sukanya ya saat mendapatkan hasil yang maksimal dan mendapatkan tantangan untuk menjalankan bisnis ini. Dukanya yaitu kurangnya faktor pendukung seperti rendahnya kualitas SDM operator serta fasilitas sarana dan prasarana seperti kondisi jalan yang masih jelek. Selain itu berbagai kendala seperti penyakit dan hama lalat,” jelas Wandoko.
Untuk mengatasi kendala tersebut, Wandoko mempercayakan pada produk Medion. Sudah lebih dari 5 tahun ia berlangganan. Ia pun mengapresiasi program pendampingan yang dilakukan personil Medion yang selalu siap memberikan solusi saat menemukan kendala produksi di farmnya.
“Sebagai contoh saat ayam kita mengalami masalah pertumbuhan lambat, kita disarankan memberikan KUMAVIT melalui air minum. Benar saja, setelah diberikan nafsu makan ayam menjadi meningkat dan bobot ayam mengalami kenaikan lumayan cepat,” ujar Bapak yang telah dikaruniai dua putri ini.
Zat aktif dalam ekstrak Curcuma dapat mempercepat proses metabolisme (pencernaan) nutrisi. Efeknya, lambung lebih cepat kosong dan nafsu makan ayam akan meningkat. Selain itu zat aktif dalam ekstrak Curcuma juga mampu memperbaiki penyerapan makanan di saluran pencernaan dengan cara menghambat pertumbuhan bakteri patogen.
Ia menambahkan, “Kami biasanya memberikan KUMAVIT pada pagi dan sore hari, terkadang juga mencampurkannya lewat pakan ayam. Yang kami lihat setelah penggunaan KUMAVIT nampak jelas meningkatnya hasil produksi dan efisiensi pakan. Bahkan dari perbandingan flock antara yang diberi KUMAVIT dengan yang tidak terlihat perbaikan FCR dari 1,7 menjadi 1,4. Capaian bobot badannya juga membaik yaitu rataan 1,5 kg diumur panen 28 hari dibanding yang tidak diberi KUMAVIT yang cuma mencapai bobot panen 1,1-1,3 kg.”



Sesuai dengan prinsip yang ia pegang, Wandoko juga menggunakan KUMAVIT untuk pencegahan penyakit. Hal ini karena kombinasi tepat antara ekstrak Curcuma, multivitamin, asam amino, dan elektrolit dalam KUMAVIT dapat menambah daya tahan tubuh ayam sekaligus mencegah stres dan kekurangan vitamin. 
“Pada musim hujan seperti sekarang ini, KUMAVIT juga dibutuhkan untuk meningkatkan daya tahan tubuh agar produksi terjaga,” jelasnya.
Keunggulan obat herbal KUMAVIT, selain kandungannya lengkap dan seimbang, juga bebas residu, serta aman diberikan secara kontinyu. “Yang jelas kami akan menyarankan penggunaan produk herbal ini ke teman-teman kami yang menemukan masalah yang sama,” terang penghobi olahraga futsal ini. (adv/wan)

0 komentar:

Post a Comment

 
Infovet Copyright © 2009 Blogger Template Designed by Bie Blogger Template