SCAN APLIKASI ANDROID

SCAN APLIKASI ANDROID

EDISI SEPTEMBER 2018

Susunan Redaksi

Pemimpin Umum/Redaksi
Ir. Bambang Suharno
Wakil Pemimpin Umum/Usaha
Drh. Rakhmat Nuriyanto MBA
Redaktur Pelaksana
Ir. Darmanung Siswantoro
Koordinator Peliputan
Ridwan Bayu Seto
Nunung Dwi Verawati

Redaksi
Wawan Kurniawan, SPt, (Jabodetabek)
Drh Untung Satriyo (Jogja & Jateng)
Drh. Yonathan Rahardjo (Jatim)
Drh. Masdjoko Rudyanto (Bali)
Drh Heru Rachmadi (NTB)
Sadarman SPt (Riau)
Drh. Sry Deniati (Sulsel)
Drh. Joko Susilo (Lampung)
Drh Putut Pantoyo (Sumatera Selatan)

Kontributor
Prof Dr Drh Charles Rangga Tabbu,
Drh Dedy Kusmanagandi, MM,
Gani Haryanto,
Drh Ketut T. Sukata, MBA,
Drs Tony Unandar MS
Prof Dr Drh CA Nidom MS

Kabag Produksi & Sirkulasi
M. Farur Rozi

Staf Produksi & Sirkulasi
M. Sofyan, Achmad Febriyanto, Rizky Yunandi

Administrasi:
Nur Aidah,

Keuangan:
Eka Safitri
Achmad Kohar

Alamat Redaksi:
Ruko Grand Pasar Minggu
Jl. Raya Rawa Bambu No. 88A
Pasar Minggu, Jakarta Selatan 12520
Telp: (021) 7829689, 78841279, Fax: 7820408
e-mail:
Redaksi : majalah.infovet@gmail.com
Pemasaran : marketing.infovet@gmail.com

Rekening
Bank MANDIRI Cab Ragunan,
No 126.0002074119

Bank BCA KCP Cilandak KKO I
No 733-0301681
a/n PT Gallus Indonesia Utama

Redaksi menerima artikel yang berkaitan dengan kesehatan hewan dan atau peternakan. Redaksi berhak menyunting artikel sepanjang tidak merubah isinya.
Semua artikel yang dimuat menjadi milik redaksi.
Email artikel Anda ke: majalah.infovet@gmail.com

Jumlah Pengunjung

PT. GITA Group

Followers

Info Agribisnis Klik Di Sini

alterntif text

TRANSLATE

MENCEGAH LEBIH BAIK DARI PADA MENGOBATI

On 6:11:00 PM

Pepatah di atas tentu sangat dikenal oleh masyarakat Indonesia, khususnya peternak. Karena jika ayam sudah terlanjur sakit akan sulit diobati dan tentu menyita waktu dan biaya untuk penanganannya. Demikian juga yang di alami Eko Wandoko S.Pt, Manager Farm dari Aneka Satwa Farm – Jambi.

 Eko Wandoko S.Pt, Aneka Satwa Farm – Jambi.

Ia menceritakan awal merintis usaha peternakan broiler yang dikelolanya. “Bermula dengan menyewa kandang populasi 9.000 ekor pada tahun 2012, saya mendapat penghasilan Rp 3.000/ekor. Hal inilah yang membuat saya tertarik bergabung dalam bisnis ini,” ujar pria kelahiran Jambi, 20 Oktober 1983.
Seiring berjalannya waktu usaha peternakan tersebut terus maju hingga mencapai populasi puluhan ribu ekor. Menurut dia dalam setiap usaha tentu tak lepas dari peristiwa suka dan duka.
“Sukanya ya saat mendapatkan hasil yang maksimal dan mendapatkan tantangan untuk menjalankan bisnis ini. Dukanya yaitu kurangnya faktor pendukung seperti rendahnya kualitas SDM operator serta fasilitas sarana dan prasarana seperti kondisi jalan yang masih jelek. Selain itu berbagai kendala seperti penyakit dan hama lalat,” jelas Wandoko.
Untuk mengatasi kendala tersebut, Wandoko mempercayakan pada produk Medion. Sudah lebih dari 5 tahun ia berlangganan. Ia pun mengapresiasi program pendampingan yang dilakukan personil Medion yang selalu siap memberikan solusi saat menemukan kendala produksi di farmnya.
“Sebagai contoh saat ayam kita mengalami masalah pertumbuhan lambat, kita disarankan memberikan KUMAVIT melalui air minum. Benar saja, setelah diberikan nafsu makan ayam menjadi meningkat dan bobot ayam mengalami kenaikan lumayan cepat,” ujar Bapak yang telah dikaruniai dua putri ini.
Zat aktif dalam ekstrak Curcuma dapat mempercepat proses metabolisme (pencernaan) nutrisi. Efeknya, lambung lebih cepat kosong dan nafsu makan ayam akan meningkat. Selain itu zat aktif dalam ekstrak Curcuma juga mampu memperbaiki penyerapan makanan di saluran pencernaan dengan cara menghambat pertumbuhan bakteri patogen.
Ia menambahkan, “Kami biasanya memberikan KUMAVIT pada pagi dan sore hari, terkadang juga mencampurkannya lewat pakan ayam. Yang kami lihat setelah penggunaan KUMAVIT nampak jelas meningkatnya hasil produksi dan efisiensi pakan. Bahkan dari perbandingan flock antara yang diberi KUMAVIT dengan yang tidak terlihat perbaikan FCR dari 1,7 menjadi 1,4. Capaian bobot badannya juga membaik yaitu rataan 1,5 kg diumur panen 28 hari dibanding yang tidak diberi KUMAVIT yang cuma mencapai bobot panen 1,1-1,3 kg.”



Sesuai dengan prinsip yang ia pegang, Wandoko juga menggunakan KUMAVIT untuk pencegahan penyakit. Hal ini karena kombinasi tepat antara ekstrak Curcuma, multivitamin, asam amino, dan elektrolit dalam KUMAVIT dapat menambah daya tahan tubuh ayam sekaligus mencegah stres dan kekurangan vitamin. 
“Pada musim hujan seperti sekarang ini, KUMAVIT juga dibutuhkan untuk meningkatkan daya tahan tubuh agar produksi terjaga,” jelasnya.
Keunggulan obat herbal KUMAVIT, selain kandungannya lengkap dan seimbang, juga bebas residu, serta aman diberikan secara kontinyu. “Yang jelas kami akan menyarankan penggunaan produk herbal ini ke teman-teman kami yang menemukan masalah yang sama,” terang penghobi olahraga futsal ini. (adv/wan)

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Artikel Populer