Friday, June 6, 2014

In memoriam: Fajar Adi Purnama

Kembali kami ucapkan Innalillahi wa inna illaihi rojiun. Semoga almarhum sahabat, saudara kami khusnul khotimah, diampuni segala kekhilafannya, diterima seluruh amal ibadahnya, dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan iman ya robbal alamin..

Sabtu pagi, 17 Mei 2014, telepon seluler kami berdering. Suara anak muda di ujung sana berbicara dengan terbata-bata. “Selamat pagi om. Saya Aras. Innalilahi wa innaillahi rojiun, papa sudah meninggal.”

Kabar duka dari Aras, Putra Sulung dari Manager Gita Organizer Fajar Adi Purnama, sungguh mengejutkan kami. Seminggu sebelumnya, Fajar menelpon Pimpinan Infovet Bambang Suharno dengan suara lantang, tanpa ada kesan sebagai orang yang menderita sakit. Ia mengatakan, sudah bosan di rumah, ingin segera ke kantor.

“Saya akan minta Aras anak saya untuk mengantar ke kantor. Setidaknya untuk mengurangi rasa jenuh di rumah Pak,” ujarnya dengan penuh semangat.

Tuhan rupanya berhendak lain. Mulai hari Jumat 16 Mei, kondisi kesehatannya menurun. Dan  Sabtu 17 Mei 2014, tepatnya jam 7.50 Tuhan memanggilnya, dalam usia 46 tahun. Kematian adalah kehendak Tuhan.  Tidak ada yang bisa menolaknya.

Fajar Adi Purnama, lahir di Jakarta, 18 Agustus 1968. Ayahnya Keswadi lulusan IKIP yang tidak mau berkarir di bidang pendidikan. Ia meniti karir di harian Berita Buana.

Menurut ayahnya, Fajar sejak muda ingin mandiri. Ketika lulus perguruan tinggi, salah satu relasi ayahnya menawari Fajar pekerjaan di bank. Fajar menolaknya. Demikian pula ketika ada yang menawari untuk berkarir di militer melalui pendidikan di AKABRI. Juga ditolaknya. “Saya ingin cari kerjaan sendiri,” begitu prinsipnya.

Dan sejak tahun 1990n ia berpindah-pindah pekerjaan, hingga akhirnya bertemu dengan majalah Infovet tahun 1995.

“Saya heran setelah masuk ke Infovet kok betah ya dia,” ujar ayahnya, mengenang anak pertamanya.

Tahun 1995 Infovet baru mulai terbit bulanan. Fajar mendapat peran sebagai marketing iklan. Tahun 1999 mendapat tugas baru, menjadi penanggungjawab training/seminar. Waktu itu ditengah-tengah krisis moneter yang menerpa dunia bisnis, Fajar berhasil merintis kegiatan training budidaya ayam kampung, ikan hias, cacing tanah, dan lain-lain. Selanjutnya tahun 2004, ketika terjadi pengembangan organisasi PT Gallus Indonesia Utama,  Fajar dipercaya sebagai Manager Gita Organizer, divisi baru yang mengembangkan kegiatan training dan seminar.

Hingga akhir hayatnya, Fajar berperan mengembangkan bermacam kegiatan seminar dan training beserta event lainnya di Gita EO, antara lain mengembangkan berbagai seminar dan training ASOHI, bekerjasama dengan Asosiasi Monogastrik Indonesia (AMI) menyelengarakan seminar nasional monogastrik, training marketing, launching produk perusahaan obat hewan, bersama RSHJ menyelenggarakan training dengan pembicara internasional, serta sebagai  co-organizer Indolivestock Expo yang diselenggarakan Napindo Media Ashatama dan berbagai kegiatan lainnya.

Fajar dikenang sebagai sahabat yang ramah, penuh humor dan selalu ceria. Ia rajin menjaga kesehatan, antara lain dengan makan dan olah raga yang teratur yaitu futsal seminggu sekali. Selamat jalan saudaraku. Kami senantiasa mengenangmu. Semoga Allah SWT memberikan tempat terbaik di sisiNya. Amiin.

Selang seminggu berpulangnya saudara kami Fajar Adi Purnama, kami kembali mendapat kabar duka bahwasanya ayahanda Fajar Adi Purnama, Bapak Keswadi menyusul putra sulungnya berpulang ke Rahmatullah. Kami turut berduka sedalam-dalamnya.





0 komentar:

Post a Comment

 
Infovet Copyright © 2009 Blogger Template Designed by Bie Blogger Template