Thursday, August 16, 2007

Infovet 137, Desember 2005 - PIJAKAN KITA SUNGGUHLAH KUAT

Apa yang terjadi bila kita membiarkan segala masalah menerpa kita tanpa tindakan penolakan? Apa jadinya bila kasus-demi kasus penyakit ternak tidak ada upaya melawannya? Pastilah bisa diperkirakan akan menjadi apa dunia peternakan dan kesehatan hewan kita.

Bahkan kalaupun ada tindakan menghadapinya, kalau itu tidak tepat tidaklah akan memberikan hasil memuaskan, seperti kasus flu burung yang sudah salah tindak sejak awal merebak dua tahun lebih, dan kini kita menuai hasilnya, tarik ulur bahkan saling tuduh mewarnai, politik ikut campur tangan melingkar-lingkar pada pergantian pejabat yang dianggap melakukan penggelapan dana penanggulangan Flu Burung pada ternak. Padahal, siapapun tahu untuk pembuktian hal ini membutuhkan banyak waktu untuk menegakkan hukum sesuai azas-azasnya.

Menegakkan diagnosa penyakit ternak untuk penanggulangannya pun, dokter hewan dan petugas teknis kesehatan hewan perlu waktu yang cukup dengan pemeriksaan serta keahlian pasti, sehingga apa yang dikatakannya tidak bakal meleset dan tindakan pun tepat.

Pada saat itu pun upaya menyehatkan ternak tidak terpisah dan berdiri sendiri dari segala problem yang mengelilinginya, faktor teknis akan selalu diikuti faktor non teknis. Kondisi keuangan mikro, keuangan makro, seperti jelas saat upaya periode demi periode pelaku penumpasan Flu Burung, akhir-akhir ini diikuti gejolak harga BBM yang menyengat jauh lebih tajam dan mematikan dibanding penyakitnya sendiri, sampai-sampai banyak peternak mengalami kerugian demi kerugian dalam jumlah yang tidak kecil. Lalu serbuan berbau politik dagang internasional untuk melegalkan masuknya daging-daging ternak bermasalah.

Pada saat yang sama instrumen perundangan dan birokrasi dibelit peraturan-peraturan yang cenderung menghambat dan tidak mengakomodasi jalannya pengelolaan peternakan dan kesehatan di tanah air. Pada saat bersamaan pula terjadi sikap-sikap yang berbeda di antara para pelaku bisnis, usaha, dan organisasi peternakan. Perbedaan yang mestinya menimbulkan rahmah, namun di manapun juga ternyata kesiapan para pelaku menghadapi perbedaan ini belum tentu menjamin mulusnya rancangan dan program sesuai dengan idealnya sebuah kemajuan.

Sementara masalah kesehatan hewan dan peternakan pun selalu muncul apalagi industri kehewanan, bisnis peternakan, adalah suatu lahan hidup dari makhluk-makhluk hidup yang sudah barang tentu akan selalu hidup dan berkembang untuk menyesuaikan dirinya sendiri dengan lingkungan, genetik dan manajemen.

Bukan cuma Flu Burung di perunggasan, selain yang zoonosis juga yang tidak zoonosis, penyakit-penyakit klasik pada ayam selalu menggeliat dan kesiapan para insan peternakan di segala lini, pakan, bibit, peralatan, peternak di sektor produksi sendiri. Tapi juga penyakit ternak ruminansia, ambillah contoh Antraks yang mewarnai pengelolaan peternakan di beberapa wilayah tanah air, juga Rabies pada anjing-anjing liar pada beberapa daerah yang berpotensi menyerang peternak ruminansia.

Dan biasanya di akhir tahun selalu terjadi suatu garis kritis perubahan antara waktu di tahun lama dengan waktu baru di tahun berikutnya, menyangkut anggaran, tata organisasi, taktik, strategi. Hanya pelaku berjiwa pemenang yang akan dengan lihai menghadapi perubahan ini dengan cekatan. Dan rata-rata pelaku bisnis peternakan dan kesehatan hewan, di segala lini, baik pakan ternak, bibit, obat hewan, peralatan, produksi peternakan, dan pemasaran, semua punya kegigihan dan keunggulan dalam mengantisipasi dan dengan lihai menghadapi setiap perubahan dengan jurus-jurus baru, meski kepungan masalah teknis dan non teknis tak pernah henti.

Jurus baru yang mempercayai bahwa dunia usaha di bidang peternakan dan kesehatan hewan adalah lahan yang tak pernah kering, sebab sampai sejauh ini, masyarakat manusia masihlah fanatik untuk mengkonsumsi produk-produk asal peternakan dan orang-orang sukses di dunia peternakan dan kesehatan hewan adalah contoh yang tak lekang masa, tepat seperti yang selalu digaungkan Majalah Kesayangan Anda, Infovet, bahwa komitmen di bidang peternakan dan kesehatan hewan adalah komitmen yang punya dasar pijakan yang kuat dan tembus waktu.

Selamat Natal 2005 bagi yang merayakan dan Selamat Tahun Baru 2006, sehat, sukses, dan bahagia untuk Anda, dan kita semua. (Yonathan Rahardjo)

0 komentar:

Post a Comment

 
Infovet Copyright © 2009 Blogger Template Designed by Bie Blogger Template