Tuesday, June 19, 2007

Infovet Hidangan Lezat Penawar Rindu


Kembali ke Infovet


Infovet Hidangan Lezat Penawar Rindu

Infovet 132, Juli 2005 - Untuk menyajikan hidangan yang paling lezat di hadapan pembaca, lihatlah betapa eloknya upaya Infovet untuk mengejar setiap perkembangan terbaru di seputar informasi peternakan dan kesehatan hewan. Paling gres! Paling akurat! Dan paling representatif! Infovet meramunya dalam sajian tersedap buat pembaca. Ya! Laksana lezatnya masakan-masakan dan makanan-makanan yang mengandung produk-produk yang berasal dari ternak, telur, susu dan daging olahan!

Maka terkuaklah liku-liku penyakit tradisional, Gumboro di sela-sela Flu Burung yang jahat. Maka pagi-pagi begitu mendengar bahwa Dirjen Peternakan kita diganti, Infovet pun mengejar sampai pusat arus berita, dan dapatlah disajikan cerita hangat itu! Berlatarkan suasana sedih bangsa kita yang ternyata jelas-jelas masih compang-camping dengan ditemukannya busung lapar! Yang, ironis, paradoks dengan kehidupan sebagian kaum kita yang bergaya hidup begitu berlebihan. Secara proporsional hal ini diolah dalam laporan memikat.

Soal usaha menembus relung jantung sumber berita, memang jadi obsesi Infovet sehingga setiap waktu menjadi begitu berharga untuk tidak memanfaatkannya guna menyajikan informasi terdepan dan terkini buat pembaca. Tidak berlebihan, tenaga-tenaga muda Infovet ditempa untuk selalu siap melayani.

Begitu mendapat undangan dari Balai Karantina di Bandara Soekarno-Hatta, meluncurlah Infovet bersama adik Infovet Satwa Kesayangan dan Staf Sekretariat PB PDHI (Pengurus Besar Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia) ke sana dari atas). Begitu mendapat undangan dari rumah potong hewan, siaplah Infovet melesat dan meliputnya.Dibarengi dengan upaya-upaya proaktif bekerjasama dengan narasumber, sebutlah contoh PT Japfa Comfeed, untuk mendialogkan tentang breeding farm penghasil bibit-bibit unggul peternakan. Tentu saja juga dengan perusahaan obat hewan yang tidak bisa dipisahkan dengan dunia kesehatan hewan yang bersama soal peternakan menjadi bahasan kuat di majalah kesayangan ini.

Lihatlah contohnya, dengan mesra segenap kru Infovet dan PT Gallus Indonesia Utama bersama Drh Haris Priyadi yang memegang perusahaan internasional Kemin. Kemesraan yang sudah merupakan cerita dari ‘sono’nya, Infovet terbitan ASOHI dan kini terbitan PT Gallus Indonesia Utama yang dimiliki oleh ASOHI dan sekaligus dipercaya oleh Asosiasi Obat Hewan Indonesia ini, untuk mengangani hal-hal praktis dari ‘kerja’ ASOHI yang besar keanggotaannya, hingga masuk pada kepengurusan masa bakti 2005-2010.

Semua kepercayaan pembaca dan pemegang saham tersebut, adalah amanah yang patut Infovet jaga dengan dedikasi dan loyalitas dengan etos kerja tinggi. Maka waktu istirahat bagi staf-staf Infovet bukanlah penghalang untuk tetap siap melayani masyarakat peternakan dan kesehatan hewan. Termasuk masa libur di kampung halaman, staf Infovet pun meluangkan waktu untuk meliput kegiatan peternakan dan kesehatan hewan, seperti beranjang sana ke peternak setempat.

Hasilnya, pembaca bisa mengukur sendiri, setiap sajian di Infovet merupakan sajian yang terhidang secara memuaskan dan selalu membuat rindu.ΕΎ (Yonathan Rahardjo)

0 komentar:

Post a Comment

 
Infovet Copyright © 2009 Blogger Template Designed by Bie Blogger Template