Friday, September 28, 2007

Lokakarya Stakeholder dan Alumni 2007 Fapet Undip

Guna mengantisipasi perkembangan Industri Peternakan yang demikian pesat, Fakultas Peternakan Universitas Diponegoro (FP UNDIP) melakukan Pengkajian dan Pengembangan Kurikulum. Hal itu dimaksudkan agar lulusannya mempunyai kompetensi dalam bidangnya serta diakui oleh masyarakat pengguna (user). Oleh karenanya, dibutuhkan masukan dari stakeholder maupun alumni tentang tingkat kemampuan keilmuan serta keterampilan apa saja yang seharusnya dimiliki oleh Sarjana Peternakan. Agar masukan yang disampaikan oleh stakeholder dan alumni dapat ditangkap secara menyeluruh oleh semua komponen sivitas akademika FP UNDIP, maka pada hari Rabu tanggal 1 Agustus 2007 dilaksanakan Lokakarya Stakeholder dan Alumni tahun 2007.

Lokakarya yang berlangsung di Ruang Serba Guna Gedung F Lantai II Kampus Drh Soejono Koesoemowardojo, Tembalang-Semarang tersebut dihadiri sekitar 75 orang. Sebagian besar yang hadir adalah para dosen. Sementara dari pihak stakeholder adalah utusan dari Dinas Peternakan Provinsi Jawa Tengah dan Kabupaten Brebes, Peternak, serta wakil dari Industri Perunggasan. Beberapa alumni juga hadir sebagai narasumber.

Dekan FP UNDIP Dr Ir Joelal Achmadi MSc dalam sambutannya berharap agar para peserta benar-benar berpartisipasi aktif dalam lokakarya tersebut. Selanjutnya dikatakan bahwa masukan dari peserta akan dipergunakan sebagai bahan menyusun rumusan profil dan kompetensi Sarjana Peternakan lulusan FP UNDIP yang siap kerja dan atau mampu berwirausaha. Selain memberi sambutan, Dekan juga membuka secara resmi acara Lokakarya yang didanai dari pos APBN tahun 2007 tersebut.

Setelah acara seremonial, dalam sesi pertama tampil 4 Ketua Program Studi yang memaparkan Profil dan Kompetensi masing-masing Lulusannya. Hingga saat ini, Program Studi Sarjana (S1) di FP UNDIP meliputi Produksi Ternak; Nutrisi dan Makanan Ternak; Sosial Ekonomi Peternakan dan Teknologi Hasil Ternak.

Wonokoyo Group tampil dalam sesi kedua. Sebagai stakeholder (pengguna=user), Wonokoyo Group memberikan masukan-masukan, yaitu : dalam penyusunan kurikulum yang akan datang hendaknya porsi Ilmu Perunggasan lebih ditingkatkan mengingat dunia perunggasan (khususnya di Indonesia) telah berkembang demikian pesatnya. Selain itu, porsi praktikal hendaknya diperbanyak lagi. Guna mencapai hal tersebut, Wonokoyo Group mengusulkan agar pihak FP UNDIP menjalin kerjasama dengan para pelaku bisnis Perunggasan di Indonesia, mulai dari sektor hulu hingga hilir. (HS)

1 komentar:

Dedy,S.Pt on April 28, 2008 at 1:11 PM said...

kerjasama universitas dengan perusahaan sangat dibutuhkan untuk menumbuhkan sikap saling membutuhkan yang tentunya saling menguntungkan demi perkembangan dan kemajuan mahasiswa yang nantinya diserap oleh perusahaan-perusahaan tersebut maupun berwiraswasta. saya sebagai alumni sekaligus mantan karyawan PT Wonokoyo Divisi Breeding Farm,Staf DAP merasa bangga kepada PT Wonokoyo yg peduli dan berpartisipasi bagi kemajuan perguruan tinggi.Terus Maju Almamaterku.Terimakasih

Post a Comment

 
Infovet Copyright © 2009 Blogger Template Designed by Bie Blogger Template