Wednesday, April 29, 2009

Profesionalisme di Kantor Baru


Fokus Edisi Maret 2009

Di kantor baru yang sudah ditempati selama 3 bulan sejak 1 Desember 2008, Infovet bersama seluruh divisi dan pimpinan serta komisaris PT Gallus Indonesia Utama menyelenggarakan Pertemuan Tahunan, awal 2009. Pertemuan ini merupakan rangkaian Temu Tahunan yang diawali dengan rekreasi bersama keluarga besar PT Gallus bersama suami/istri, anak-anak dan keluarga lain di Sea World Taman Impian Jaya Ancol, seminggu sebelumnya, juga awal 2009, yang diberitakan Infovet edisi lalu.

Temu Tahunan di awal tahun baru di gedung kantor baru yang merupakan milik Infovet-PT Gallus sendiri diterangi sinar matahari baru menjadi kekuatan baru dengan semangat cerah menepis kabut krisis finansial yang mengepung.

Diawali dengan sambutan Direktur PT Gallus Drh Tjiptardjo SE, lalu paparan Direktur Pemasaran Ir Bambang Suharno, Manajer Divisi Infovet Drh Yonathan Rahardjo pun memaparkan prestasi dan capaian kerja tahun 2008 dan rencana kerja dan optimisasi kerja 2009.

Keyakinan pada kerja terbaik yang menghimpun kekuatan profesional setiap staf Infovet baik Departemen Redaksi (Wawan Kurniawan SPt), Departemen Iklan (Fuji Kumala Dewi SPt), Departemen Distribusi (Aliyus Maika Putra), Departemen Produksi (Indra Setiawan) menjadi kekuatan utama untuk melayani para mitra kerja Infovet secara terbaik, berpengaruh pada capaian-capaian dan prestasi yang terukur dan akan terus berkembang.

Divisi-divisi Satwa Kesayangan, Gita Pustaka, Event Organizer, Supprting Team, Gita Konsultan, dan pelayanan ASOHI menyusul pemaparan itu, ditutup dengan uraian puncak oleh Komisaris PT Gallus Indonesia Utama Gani Haryanto.

Makin terasa, bagaimana semua kerja di PT Gallus merupakan langkah simultan yang terus dipupuk dan berkembang, kuat dan kokoh sejak berdirinya Asosiasi Obat Hewan Indonesia (ASOHI) pada 1979, disusul kelahiran Majalah Infovet pada 1992 dan dibentuknya PT Gallus Indonesia Utama pada 2003 sebagai badan usaha profit ASOHI dengan berbagai divisi tersebut.

Komisaris PT Gallus Gani Haryanto memberikan semangat yang makin memperkuat segenap jajaran karyawan dan pimpinan PT Gallus dalam menghadapi dunia usaha yang pada 2009 terimbas krisis finansial Amerika Serikat.

Menurut Gani Haryanto, semula prediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2008 adalah naik 6,8 persen, namun kenyataannya pertumbuhan ekonomi 6,3 persen. Angka inflansi yang semula diperkirakan 6 persen ternyata mencapai 11,06 persen.

Sementara, kurs Dolar dan Rupiah semula diprediksi Rp 9.100 per Dolar AS ternyata mencapai 9.757, atau 10.950 bahkan nyaris menembus Rp 12.000 per Dolar AS.
Adapun bunga Bank yang diperkirakan 7,5 persen ternyata tembus angka 9,25 persen. Sedangkan pasar obat hewan yang diperkirakan naik 7 persen cuma naik 6 persen.

Situasi 2008 itu, menurut Gani, harga BBM naik disusul inflansi pun naik. Terjadi kenaikan harga sarana produksi peternakan (sapronak), bahan baku pakan, pakan obat dan DOC. Sementara, harga produksi peternakan, telur, daging, rata-rata cukup baik.

Dengan sasaran-sasaran khusus bagi PT Gallus dalam menghadapi situasi krisis 2009, maka Komisaris PT Gallus Indonesia Utama Gani Haryanto menetapkan tahun 2009 adalah tahun peningkatan profesionalitas bagi PT Gallus Indonesia Utama. (Yonathan Rahardjo)
 
Infovet Copyright © 2009 Blogger Template Designed by Bie Blogger Template