Susunan Redaksi

Pemimpin Umum/Redaksi
Ir. Bambang Suharno
Wakil Pemimpin Umum/Usaha
Drh. Rakhmat Nuriyanto MBA
Redaktur Pelaksana
Ir. Darmanung Siswantoro
Koordinator Peliputan
Ridwan Bayu Seto
Nunung Dwi Verawati


Redaksi
Wawan Kurniawan, SPt, (Jabodetabek)
Drh Untung Satriyo (Jogja & Jateng)
Drh. Yonathan Rahardjo (Jatim)
Drh. Masdjoko Rudyanto (Bali)
Drh Heru Rachmadi (NTB)
Sadarman SPt (Riau)
Drh. Sry Deniati (Sulsel)
Drh. Joko Susilo (Lampung)
Drh Putut Pantoyo (Sumatera Selatan)

Kontributor
Prof Dr Drh Charles Rangga Tabbu,
Drh Dedy Kusmanagandi, MM,
Gani Haryanto,
Drh Ketut T. Sukata, MBA,
Drs Tony Unandar MS
Prof Dr Drh CA Nidom MS

Pemasaran :
Andi Irhandi (0815-9186-707)



Kabag Produksi & Sirkulasi
M. Farur Rozi

Staf Produksi & Sirkulasi
M. Sofyan, Achmad Febriyanto, Rizky Yunandi

Administrasi:
Nur Aidah,

Keuangan:
Eka Safitri
Achmad Kohar

Alamat Redaksi:
Ruko Grand Pasar Minggu
Jl. Raya Rawa Bambu No. 88A
Pasar Minggu, Jakarta Selatan 12520
Telp: (021) 7829689, 78841279, Fax: 7820408
e-mail:
Redaksi : majalah.infovet@gmail.com
Pemasaran : marketing.infovet@gmail.com

Rekening
Bank MANDIRI Cab Ragunan,
No 126.0002074119


Bank BCA KCP Cilandak KKO I
No 733-0301681
a/n PT Gallus Indonesia Utama

Redaksi menerima artikel yang berkaitan dengan kesehatan hewan dan atau peternakan. Redaksi berhak menyunting artikel sepanjang tidak merubah isinya.
Semua artikel yang dimuat menjadi milik redaksi.
Email artikel Anda ke: majalah.infovet@gmail.com

EDISI JULI 2018

Perlu Kiriman Artikel Via Email? Isi email Anda di bawah ini

Jumlah Pengunjung

PT. GITA Group

Followers

Editorial Infovet Edisi 169 Agustus 2008

On 9:30:00 AM

DIRGAHAYU INDONESIA

Dalam bulan Agustus 2008 ini kita semua sebagai suatu bangsa bersyukur atas karunia Tuhan telah 63 tahun menghirup udara kemerdekaan. Kita juga menyadari berbagai tantangan yang masih harus dihadapi dan diatasi.
Dengan kelimpahan anugerah berupa bumi dan air yang terbentang luas ini apakah kita mampu menjaga dan mendayagunakannya bagi kesejahteraan masyarakat. Bulan Agustus ini juga di bidang peternakan dan kedokteran hewan mempunyai makna khusus, kalau menoleh kebelakang pada bulan Agustus 2003 kita kenal sebagai awal terjadinya kasus AI (Avian Influenza) di Indonesia. Dengan demikian kita telah “hidup bersama” AI selama 5 tahun. Pada waktu terjadinya wabah dengan kerugian ekonomi yang tinggi serta liputan media massa yang dengan gencarnya menyampaikan bahwa AI yang merupakan penyakit zoonosis serta kemungkinan resiko yang akan timbul bagi kesehatan masyarakat, benar-benar menimbulkan kepanikan yang berdampak pada ketakutan mengkonsumsi produk unggas yang mengakibatkan makin terpuruknya industri perunggasan. Dengan berjalannya waktu dan masyarakat juga dapat berpikir secara kritis maka kita harapkan hal-hal tersebut tidak akan terjadi lagi.
Dalam menghadapi penyakit AI ini kita harus tetap waspada dan mengutamakan tindakan preventif dengan biosecurity yang maksimal serta program vaksinasi yang optimal. Kita harus tetap optimis karena produk unggas akan terus diperlukan masyarakat dalam jumlah yang makin meningkat.
Namun demikian dengan meningkatnya harga bahan baku pakan industri perunggasan di Indonesia harus dapat beroperasi secara efisien untuk mampu bersaing dengan produk sejenis dari luar negeri yang terus berupaya menembus pasar di Indonesia. Dengan demikian kita dapat terus bertahan untuk menangkal derasnya arus produk pangan dari luar negeri. Upaya ini juga merupakan salah satu cara untuk mengisi kemerdekaan yang telah kita capai.

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Artikel Populer